logo


Nilanto Perbowo: Indonesia Eksportir Udang Nomor Satu di AS

Tiga tahun terakhir ekspor udang ke AS dikuasai India, tapi pada 2016 ekspor udang dari Indonesia nomor satu di AS

29 November 2016 12:24 WIB

Udang Vanamei.
Udang Vanamei. djpb.kkp.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Dirjen PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Nilanto Perbowo, mengungkapkan, komoditas udang Indonesia saat ini menjadi nomor satu di Amerika Serikat (AS) dan berhasil mengalahkan produk dari negara lain.

"Tiga tahun terakhir ekspor udang ke AS dikuasai India, tapi pada 2016 ekspor udang dari Indonesia nomor satu di AS," beber Nilanto saat ditemui di kantor KKP, Jakarta, Senin (28/11).

Selain ke negeri Paman Sam, lanjut Nilanto, pasar potensial untuk komoditas udang Indonesia juga adalah ke negara-negara Uni Eropa dan China.


Nilanto Perbowo: KKP Butuh Data Pengusaha Perikanan Untuk Tentukan Arah Kebijakan ke depan

"Ekspor ke AS pada periode yang sama juga meningkat hingga 13,4%. Atau lebih tinggi dari ekspor tradisional seperti China (naik 6,4%), Uni Eropa (4%), Jepang (2,4%), ASEAN (0,2%)," papar Nilanto.

Lebih lanjut Nilanto mengatakan, capaian-capaian yang diraih hingga sekarang tidak lepas dari upaya pemerintah dalam menggenjot produksi dan peningkatan daya saing produksi perikanan nasional.

"Untuk bersaing di tingkat nasional, tentu saja produktivitas dan kualitas harus kita jaga. makanya kita selalu konsen ke arah sana," ujar Nilanto.

Dan untuk bisa mencapai itu semua, lanjut Nilanto, tentu bukan hanya dari KKP saja, melainkan harus ada campur tangan dan peran pengusaha, industri perikanan, para stakeholder untuk bisa dapat terjun langsung melihat peluang investasi yang ada.

"Kami sudah sangat terbuka dan sebisa mungkin membangun fasilitas-fasilitas yang ada. Harapannya dapat menggugah para pengusaha agar bisa berinvestasi di sektor ini," papar Nilanto.

Apalagi sesuai dengan tujuan Inpres No 7 tahun 2016, lanjut Nilanto, di mana hasil perikanan baik darat dan laut Indonesia harus mampu memberikan kesejahteraan, penyerapan tenaga kerja, dan penambahan devisa negara.

"Dalam setiap kesempatan baik forum besar maupun kecil saya terus mengajak para pengusaha agar bisa menjalankan sama-sama mandat dari Inpres No 7 tahun 2016," pungkas Nilanto.

Raup Rp 80 Juta dari Udang Vanamei

Halaman: 
Penulis : Riana