logo


Optimalkan Penjualan, Agen Properti Wajib Manfaatkan Digital Marketing

Property Network & Technology, Prime System Jakarta menggelar seminar Principal Gathering & Knowledge Sharing pada Kamis (24/11) di Hotel Novotel Solo.

25 November 2016 09:56 WIB

Seminar Principal Gathering & Knowledge Sharing  di Hotel Novotel Solo, Kamis (24/11).
Seminar Principal Gathering & Knowledge Sharing di Hotel Novotel Solo, Kamis (24/11). Jitunews/Miftahul Abrori

SOLO, JITUNEWS.COM – Property Network & Technology, Prime System Jakarta menggelar seminar Principal Gathering & Knowledge Sharing pada hari Kamis, tanggal 24 November 2016 di Hotel Novotel Solo. Seminar yang mengangkat tema ‘Memudahkan Manajemen Kantor Properti & Strategi Digital Marketing’ ini diikuti 35 peserta dari pemilik kantor atau agen properti di Solo dan Yogyakarta.

Bussines Head Prime System, Matheaus Hartanto, kepada Jitunews.com mengatakan, perkembangan pesat di dunia digital dan teknologi harus dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis properti untuk memajukan bisnis dan menghadapi kompetisi.

“Digital marketing bukan saja menjadi kebutuhan tetapi sudah menjadi kewajiban bagi pelaku dan praktisi properti karena adanya pergeseran market. Kebiasaan iklan offline lewat media cetak dan spanduk mulai bergeser ke era digital,” kata Matheaus di Solo, Kamis (24/11).


YLKI Tuding Perbankan RI Jadi Sumber Masalah di Industri Properti

Walaupun diakuinya, digital marketing belum sepenuhnya bisa menggantikan iklan offline, tetapi pergeseran market tersebut menjadi catatan penting bagi agen properti. Ia mencontohkan, dalam lima tahun terakhir ada kecenderungan perusahaan yang mulanya mengalokasikan dana iklan melalui media cetak, kini beralih mengalokasikan dana melalui marketing digital.

“Artinya ada variabel yang menjadi pertimbangan bahwa marketing digital saat ini sangat tepat digunakan untuk menghadapi persaingan,” jelasnya.

Seminar tersebut menghadirkan berbagai praktisi dari berbagai bidang, yakni Andreas Agung (Konsultan Digital Marketing), Marchelino Palit (Perwakilan Asosiasi Real Estate Broker Indonesia - AREBI), Mohammad (Developer Abimanyu Land), dan Wisnu Widyarso (Marketing BTN Area Solo Raya).

Andreas Agung menyampaikan bahwa era digital harus dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis, termasuk dalam marketing properti. Sosial media dan website, sebutnya, berpengaruh besar terhadap penjualan properti, karena dapat menjaring banyak konsumen dengan waktu dan tenaga yang lebih efisien.

Lalu Marchelino Palit mengajak para broker dan agen properti di Jawa Tengah dan Yogyakarta bergabung dalam AREBI sebagai wadah informasi untuk kemajuan bersama pelaku bisnis properti, dan Wisnu Widyarso menyampaikan produk-produk KPR (Kredit Pemilikan Rumah) kerja sama BTN dengan Prime System. Dalam sosialisasinya, Wisnu memberikan penawaran khusus berupa bunga yang ringan, serta komisi untuk para agen properti hingga Rp 200 juta jika berhasil memasarkan KPR melalui BTN.

Sementara Mohammad mempresentasikan The Abimanyu Apartment, sebuah apartment di Tembalang, Semarang yang diperuntukkan mahasiswa. Apartment ini memiliki fasilitas mewah yang ditawarkan dengan garansi sewa lima tahun.

Benarkah Properti Akan Mengalami Percepatan Usai Lebaran?

Halaman: 
Penulis : Miftahul Abrori, Vicky Anggriawan