logo


Fahri Hamzah Tegaskan Tidak Ada Itu Makar dan Pemakzulan

Menurut Fahri, tak ada pihak yang boleh mempertaruhkan bangunan demokrasi Indonesia yang sudah kuat

23 November 2016 18:28 WIB

Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, kali ini mengeluarkan pernyataan yang menempatkan dirinya sebagai pembela demokrasi. Ia mengimbau semua pihak harus menghormati prinsip demokrasi yang selama ini dijunjung tinggi di Indonesia.

Fahri menyatakan ini terkait isu makar terhadap pemerintahan Jokowi-JK yang sebagaimana yang disampaikan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, beberapa hari lalu. 

"Saya sudah bilang enggak ada itu yang mau menjatuhkan pemerintah," ucap Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11). 


Fahri: Saya Dengar Ancaman untuk Presiden Supaya Tidak Dilantik

"Demokrasi kita prosedurnya sudah kuat. Saya lawan kalau ada orang mau jatuhkan Jokowi secara ilegal," tegas Fahri.  

Menurut Fahri, tak ada pihak yang boleh mempertaruhkan bangunan demokrasi Indonesia yang sudah kuat saat ini, karena akan membawa efek domino yang buruk di semua lini kehidupan masyarakat.

Jika pun ada pihak yang menghendaki proses pemakzulan Presiden Jokowi melalui jalur konstitusional maka itu juga memakan waktu dan proses yang panjang. Sebab, pihak yang ingin melakukan pemakzulan harus mampu menunjukkan bukti bila Presiden Jokowi melanggar undang-undang.

"Sudahlah, tidak ada itu makar dan pemakzulan. Kita harus sama-sama ciptakan suasana yang tenang agar Presiden Jokowi juga merasa tenang. Inner circle Presiden Jokowi harus ciptakan ketenangan bagi presiden," begitu lah ucapan Fahri Hamzah, yang bermaksud ingin mendinginkan suhu politik Tanah Air. 

Fahri Hamzah ke Anggota DPR Baru: Jangan Banyak Omong

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Yusran Edo Fauzi