logo


Susi Instruksikan Perlu Adanya Penghematan Anggaran di Lingkungan KKP

Penghematan APBN ini nantinya dapat dialokasikan ke bantuan masyarakat, baik dalam bentuk barang maupun pembangunan infrastruktur.

23 November 2016 13:30 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. news.kkp.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Susi Pudjiastuti, menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menjaga setiap pengeluaran negara. Menurutnya, KKP tidak boleh membebani keuangan negara dengan menghambur-hamburkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dititipkan negara kepada KKP.

Susi menyarankan, semua pegawai yang berada di bawah kepemimpinannya untuk berhemat dalam penggunaan APBN.

“Saya mengingatkan, tidak boleh kita skeptik soal anggaran. Kita mestinya punya keprihatinan dan solusi untuk negara. Saya minta perjalanan dinas yang tidak perlu di-cut (potong). Kita hemat semampu kita. Saya yakin jika semua departemen melakukan hal yang sama, pemerintah bisa simpan Rp300-400 triliun,” kata Susi saat memberikan arahan di hadapan para pegawai KKP dalam acara Town Hall Meeting di Ballroom KKP , Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Rabu (23/11).


KKP Tingkatkan Pengembangan Ikan Hias Asli Indonesia

Susi menambahkan, penghematan APBN ini nantinya dapat dialokasikan ke bantuan masyarakat, baik dalam bentuk barang maupun pembangunan infrastruktur.

“In-efisiensi APBN kita tekan sebanyak mungkin. Saya minta penggunaan anggaran dan prioritas program dimanfaatkan untuk stakeholder kita dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Susi.

Lebih lanjut Susi menuturkan bahwa diperlukan kepedulian pegawai dalam bekerja. Kepedulian terhadap negara dan kesadaran bahwa APBN wajib dialokasikan dengan tepat akan melahirkan generasi bangsa yang mandiri dan tidak tergantung pada negara lain.

“Kalau kita tidak peduli, kita akan terus tergantung pada negara lain. Dan generasi-generasi seterusnya akan menjadi generasi yang tidak care. Kita punya peranan untuk mengubah hal-hal tersebut bisa terjadi. Saya pikir kita semua wajib memiliki kesadaran akan hal tersebut. Scepticsm (keraguan) tidak perlu ada. We have to change,” pungkas Susi.

KKP Salurkan 49 Ton Ikan untuk Masyarakat Jawa Timur

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Riana