logo


BBTPH Surakarta Imbau Petani Gunakan Benih Unggul dan Bersertifikat

BBTPH Surakarta menyediakan benih padi, palawija dan hortikultura berbagai klas dan varietas

22 November 2016 09:26 WIB

Petani menanam bibit padi.
Petani menanam bibit padi. gettyimages

SOLO, JITUNEWS.COM – Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Wilayah Surakarta mengimbau petani agar menanam benih bersertifikat dan berkualitas unggul. BBTPH Surakarta merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Tengah.

“Sama-sama menanam, tanamlah benih berkualitas, karena sama-sama mengeluarkan tenaga dan investasi. Nanti sudah ditunggu lama (hingga masa panen, red) kalau tidak berkualitas kan sayang,” kata Kepala Seksi Pemasaran BBTPH Surakarta, Ir. Silvia Nursanti, kepada Jitunews.com di Solo, Senin (21/11).

Silvia menjelaskan, BBTPH Surakarta menyediakan benih padi, palawija dan hortikultura berbagai klas dan varietas. Pihaknya mengelola 17 kebun benih di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) 2 Jawa Tengah, yang tersebar di eks-Karesidenan Surakarta dan eks-Karesidenan Kedu.


Benih Padi Unggul Sembada Dukung Kedaulatan Pangan Dunia

“16 lahan digunakan sebagai kebun benih, satu lahan sebagai tempat pameran (display) tanaman. Luas lahan produktif 121,050 hektar, dengan luas perbanyakan benih padi 52,2 hektar, lahan palawija 5 hektar, dan lahan hortikultura 63,85 hektar,” jelasnya.

Benih yang diperbanyak dan dikembangkan antara lain padi, palawija, aneka tanaman buah, jeruk, sayuran, durian, lengkeng, pisang, dan kentang. Benih-benih tersebut disalurkan ke penangkar benih dan petani sesuai kebutuhan dan permintaan.

“Khusus benih padi, ada 10 varietas yang kita kembangkan yaitu varietas Pepe, Ciherang, IR 64, Mekongga, Situbagendit, Inpari 30, Cigeulis, Way Apo Buru, Memberamo, dan Logawa. Selain melayani permintaan dari Jawa Tengah, kami juga sering mendapat pesanan dari luar Jawa Tengah dan luar Jawa,” urai Silvia.

Stok benih padi, jelasnya, sampai musim tanam mendatang masih aman. Beberapa kebun benih sedang masa panen dan siap diproses menjadi benih untuk cadangan hingga bulan Januari 2017.

“Untuk semua jenis benih masih tersedia dan stok masih mencukupi,” pungkas Silvia.

 

SHS Jamin Distribusi Benih Unggul ke Petani Tepat Waktu

Halaman: 
Penulis : Miftahul Abrori, Riana