logo


Cuaca Tak Menentu, Produksi Bawang Merah Terus Menurun

Saat ini untuk bawang merah sendiri mengalami penurunan produksi yang cukup tinggi terutama di daerah-daerah sentra produksi bawang merah yang terkena dampak dari adanya iklim yang tidak menentu.

21 November 2016 10:20 WIB

Bawang merah.
Bawang merah. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Ikhwan Arif, mengatakan, kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini memberi dampak yang cukup besar pada produksi bawang merah di tanah air. Hingga saat ini produksi bawang merah mengalami penurunan cukup tinggi terutama di daerah-daerah sentra produksi yang terkena dampak dari iklim yang tidak menentu.

“Sekarang kan curah hujannya sangat tinggi, hal ini sangat berdampak pada produksi bawang merah kita. Sampai sekarang jumlah produksinya terus menurun,” demikian kata Ikhwan Arif kepada Jitunews.com, Senin (21/11).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di beberapa daerah, saat ini area tanaman bawang masih tergenang air hujan, sehingga menyulitkan para petani bawang merah untuk memanen.


Begini Peta Ketersediaan Bawang Merah Periode Juni-Agustus di Sentra Utama di Jawa Barat

“Kalau area tanaman bawang sudah tergenang maka lama kelamaan bawang tersebut pasti akan membusuk dan ini akan sangat merugikan para petani bawang,” imbuh Ikhwan.

Menurutnya, kondisi cuaca yang terus tidak bersahabat seperti sekarang ini akan sangat mungkin mengganggu harga bawang merah di pasar-pasar.

“Karena iklim yang tidak kondusif seperti sekarang ini pasti akan berdampak pada harga di pasar,” ujar Ikhwan.

Di beberapa pasar saat ini ada tren kenaikan harga bahan pangan termasuk bawang merah. Banyak pihak mengkhawatirkan apabila tidak segera diantisipasi oleh pemerintah maka tren kenaikan ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

Agar Tak Lagi Menangis Saat Mengiris Bawang Merah, Ikuti Tips Ini!

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan