logo


Chappy Hakim Ditunjuk Jadi Presdir Freeport Indonesia

Chappy telah menjadi penasehat senior Freeport sejak Agustus 2016

20 November 2016 12:55 WIB

Mantan Kepala Staf Angkatan Udara Chappy Hakim.
Mantan Kepala Staf Angkatan Udara Chappy Hakim. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – ‎Kepala Staf TNI Angkatan Udara periode 2002-2005, Chappy Hakim, ditunjuk sebagai Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia. Jabatan tersebut bakal diembannya setelah mendapat persetujuan secara resmi dari pemegang saham Freeport McMoRan Inc.

Vice President (VP) Corporate Communications Freeport Indonesa, Riza Pratama, pun membenarkan ihwal penunjukan Chappy sebagai Presdir atau menggantikan Maroef Sjamsoeddin yang resmi mengundurkan diri itu. 

"Sedang dalam proses untuk memperoleh persetujuan resmi dari pemegang saham. Pak Chappy Hakim akan ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia," beber Riza di Jakarta, Minggu (20/11).


Membahayakan, Chappy Hakim: Lion Air Pantas Dibekukan

Untuk diketahui, sosok Chappy sendiri sebenarnya bukan wajah baru bagi perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu. Pasalnya, Chappy telah menjadi penasehat senior Freeport sejak Agustus 2016. Ia pun bergabung dengan Freeport Indonesia setelah menyelesaikan karir di TNI Angkatan Udara. Jabatan terakhir adalah Kepala Staf Angkatan Udara dengan pangkat Marsekal.

Adapun, kabar tentang ditunjuknya Chappy Hakim sebagai Presdir Freeport ini bermula dari beredarnya surat Interoffice Memorandum dari President and Chief Executive Officer Freeport McMoran, Richard C Adkerson dan ditujukan kepada PT Freeport Indonesia (PTFI).

Dalam keterangan pada surat Interoffice Memorandum tertanggal 19 November 2016, Richard mengumumkan bahwa akan ditunjuk Chappy Hakim sebagai Presdir PTFI. 

"Dengan gembira saya mengumumkan bahwa Chappy Hakim akan ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia. Penunjukan tersebut telah dilakukan setelah konsultasi dengan pemerintah Indonesia dan sedang dalam proses untuk memperoleh persetujuan resmi dari pemegang saham," tulis Richard, seperti terungkap dalam surat Interoffice Memorandum.

Untuk diketahui, sebelumnya, posisi Presiden Direktur PTFI dipimpin oleh Maroef Sjamsoedin yang dilantik pada 7 Januari 2015. Maroef sebelumnya berkarir di Badan Intelijen Negara (BIN). Maroef mundur dari posisi itu pada tahun lalu.

Menteri Rini Belum Tunjuk BUMN Mana yang Akan Beli Saham Freeport

Halaman: 
Penulis : Riana