logo


Skandal Foto Vulgar ‘Menjatuhkan’ Tiga Pejabat

Sosok dunia yang ketiga yang lagi diterjang pencitraan buruk adalah Donald Trump.

17 November 2016 09:00 WIB

Meliana Trump, Svetlana Zakharova dan Anastasia Deeva.
Meliana Trump, Svetlana Zakharova dan Anastasia Deeva. net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Di negara mana pun bila pejabat atau istrinya yang berpose foto vulgar akan dihujat habis oleh publik bila foto seronoknya beredar luas. Kesan miring pasti awet melekat pada diri pejabat itu.

Anastasia Deeva, Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina, satu dari tiga sosok dunia yang sedang di-bully habis karena beredarnya foto dirinya yang nyaris tanpa busana di dunia maya.


Karena Posting Foto Ini, Ratna Sarumpaet Dibully Netter (Lagi)

Beberapa foto dirinya menampakkan payudara yang terbuka. Gambar lainnya sedang berdiri dan tertidur setengah telanjang hanya mengenakan CD.

Foto-foto tersebut kadung tersebar lintas negara. Tak mau kehilangan muka, sang atasan, Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov, pun membelanya dengan mengatakan foto-foto itu palsu dan bermotifkan politik.

Anton Gerashchenko, penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina, juga bermaksud meyakinkan publik soal kepribadian Deeva, “Saya pribadi tahu Anastasia Deeva,” begitu kalimat diplomatis Gerashchenko saat diberondong pertanyaan oleh para awak media.

Gara-gara foto vulgar akhirnya timbul keraguan publik soal data diri Deeva yang tergolong janggal menduduki jabatan tinggi negara, karena baru berusia 24 tahun, dianggap terlalu muda. Apalagi pengangkatan dirinya dinilai publik tanpa pemeriksaan yang cermat.

Deeva dituduh berbohong dalam CV-nya, bahwa ia memiliki pengalaman kerja 10 tahun. Sedangkan usianya baru 24 tahun, berarti di usia 14 tahun sudah bekerja.

Hanya satu catatan riwayat kerjanya yang diakui publik, yaitu pernah bekerja sebagai asisten penasihat mantan Presiden, Leonid Kozhara, antara tahun 2013 – 2014.

Pendidikannya ditempuh sejak kecil di Manchester, Inggris, fasih berbahasa Inggris dan Prancis. Sehingga gaya hidup liberal Barat sudah merasuk sejak kecil. Ia menikah dengan Grogory Deev, pemilik biro iklan yang akrab dengan dunia selebriti.

Kemudian, baru-baru ini, skandal foto vulgar juga menerpa Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Ivanov. Beredar di dunia maya foto-foto vulgar istri Ivanov, yakni Svetlana Zakharova, yang berpose setengah telanjang di pantai. Sontak memantik kemarahan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang menegur keras Ivanov.

Suami jadi kena getahnya, malu di muka publik. Meski sang istri mengaku tak menyangka foto-foto pribadinya bisa berada dalam genggaman orang lain.

Svetlana Zakharova berusia 45 tahun, tetapi tampak seksi berpose memperlihatkan lekuk tubuhnya. Jelas saja foto-foto tersebut menjadi viral, ramai diperbincangkan netizen di Rusia.
Sampai ada netizen yang menyindir tajam, “Setidaknya sekarang tentara (Rusia, red) yang berjuang di Suriah dan Ukraina tahu kemewahan yang didapatkan para petinggi daripada nyawa mereka,” begitu bunyi sindiran seorang netizen yang dilansir dailymail.

Sedangkan sosok dunia yang ketiga yang lagi diterjang pencitraan buruk adalah Donald Trump. Nama ini jadi bulan-bulanan netizen di jagad raya. Pasalnya, konglomerat papan atas dunia yang terkenal ekspansif dalam bisnis properti ke berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia, mengejutkan publik dunia terpilih menjadi Presiden AS menggantikan Obama.

Padahal Trump punya skandal menjijikkan, yaitu pelecehan seksual terhadap beberapa wanita. Tapi itu tak mempan untuk menggagalkan Trump menjadi Presiden AS ke-45. Begitu pun maraknya aksi demo anti Trump di berbagai negara bagian AS.

Lalu para netizen menyerang dengan cara lain; mengunggah kembali foto-foto masa lalu Melania Trump, istri dari pernikahan kedua Donald Trump. Tak tanggung-tanggung foto Melania tanpa busana yang dipertontonkan netizen.

Tampak Melania berpose tengkurap dalam keadaan bugil di atas selimut bulu di sebuah pesawat Boeing 727, yang diekspos Majalah GQ pada tahun 2001. Memang sejak memulai kampanye Pilpres AS, banyak warga AS mempermasalahkan moralitas Donald Trump dan istrinya.

Foto lain yang dikutip fotografer Jarl Alexandre de Basseville pada tahun 1996 untuk Majalah Maz Magazine, Prancis, juga dipublikasikan ulang oleh The New York Time pada bulan Juli lalu. Salah satu foto memperlihatkan mantan super model ini memamerkan payudaranya sambil ditutupi dengan tangannya.

Lalu apa kata Trump ?

”Melania adalah orang dengan kepribadian yang fantastis. Dia sangat baik dengan saya, dan saya pikir penting untuk menunjukkan keindahan dan kebebasan wanita. Foto-foto itu seharusnya merayakan keindahan sang bintang. Saya bangga dengan foto-foto itu, karena mereka merayakan keindahan Melania,” bela Trump untuk istrinya.

Bagi Trump itu kebanggaan dirinya. Tapi bagi sebagian rakyat Amerika Serikat itu aib bagi citra negara Amerika Serikat di mata para pemimpin dunia.

 

Hanya Gara-gara Foto, Marwah Daud Tertarik Gabung Dimas Kanjeng?

Halaman: 
Penulis : Yusran Edo Fauzi