logo


Manggarai Barat, Ikon Lumbung Padi NTT

Salah satu ikon lumbung padi di NTT adalah daerah Manggarai Barat

16 November 2016 14:41 WIB

Ilustrasi buruh tani menebar pupuk di areal persawahan.
Ilustrasi buruh tani menebar pupuk di areal persawahan. beritadaerah.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Ani Andayani,yang juga penanggung jawab Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, Kedelai (Pajale), di provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), mengatakan bahwa salah satu ikon lumbung padi di NTT adalah daerah Manggarai Barat.

“Di NTT sendiri ada tiga kabupaten yang cukup potensial dalam mengembangkan sektor pertanian khususnya padi, yakni Manggarai Barat, Manggarai, dan Sumba Barat Daya,” kata Ani, Rabu (16/11), di Jakarta.

Lebih lanjut, Ani mengatakan, jika ingin melihat potensi pertanian khususnya padi di NTT, Manggarai Barat menjadi salah satu pilihan utama.


NTT Jadi Pemasok TKI Ilegal Terbanyak

“Di sana ada hamparan sawah yang sangat luas dan tidak terpencar-pencar. Ada persawahan yang saling terpaut satu dengan yang lainnya sekitar 3.000 hektar (ha) lebih. Itu terhampar kalau kita berdiri di situ, tidak terasa kalau itu NTT. Artinya, image umum bahwa NTT tidak ada sawah itu sudah bisa dijawab di Manggarai Barat,” jelas Ani.

Kendati demikian, Ani tak memungkiri bahwa kenyataan di lapangan kondisi daratan Timor dan Flores secara keseluruhan masih sangat kering.

“Data BMKG menunjukkan hanya ada dua bulan basah selama setahun, sekitar bulan Januari hingga Februari. Sementara untuk bulan November dan Desember, curah hujan masih ada tapi dengan intensitas sangat rendah,” ujar Ani.

Meski begitu, sambung Ani, potensi sektor pangan yang ada di NTT masih cukup besar, tinggal bagaimana mengolah lahan tersebut dengan memanfaatkan potensi alam yang ada.

“Kalau daerah yang memiliki debit air yang cukup besar kita optimalkan pemanfaatan produksi padi, sementara untuk daerah-daerah yang kering kita gunakan untuk produksi jagung,” papar Ani.

Ani pun meyakini, dengan adanya program Upsus Kementan, produksi pangan di daerah NTT akan terus meningkat dan bahkan ke depannya bisa merambah ke ranah ekspor.

Gelar Tanam Serempak, Kementan Optimis NTT Swasembada Padi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro