logo


Neno Warisman Yakini Telah Terjadi Penistaan Agama

Pihak kepolisian memutarkan kembali video pidato Ahok di Kepulauan Seribu.

15 November 2016 13:36 WIB

Neno Warisman saat ditemui di Mabes Polri Jakarta, Selasa (15/11).
Neno Warisman saat ditemui di Mabes Polri Jakarta, Selasa (15/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Neno Warisman mengaku sempat mengantuk saat mengikuti jalannya gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Mabes Polri Jakarta, Selasa (15/11).

Dalam gelar perkara tersebut, pihak Kepolisian memutarkan kembali video pidato Ahok di Kepulauan Seribu.

"Iya tadi ada pemutaran video pidato Ahok di dalam gelar perkara, tapi dari saksi ahli sudah memutar berkali-kali sayang waktunya selama satu jam, 48 menit yah itu agak ngantuk juga sih," tuturnya.


Putra Ahok Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan, Ini Pengakuan Korban

Menurutnya, dari awal sidang sampai waktu jeda istirahat, jalannya sidang belum ada dialog antara pihak Kepolisian dan saksi ahli, karena sesi pemaparan masing-masing pihak sedang berlangsung.

"Dari pihak Kepolisian, penyidik dalam hal ini memberikan keterangan secara singkat misalnya saksi ahli kami doktor bahasa memberikan keterangan, Habib Rizieq dari saksi agama mengatakan apa, dibuat ringkasan-ringkasan dan itu berlangsung tanpa dialog," tuturnya.

Dalam hal ini, Neno meyakini bahwa telah ditemukan dan dapat dibuktikan secara leksikal bahasa maupun secara intensi bahwa memang telah terjadi penistaan ayat Al-Quran dalam pidato Ahok di Kepulauan Seribu saat itu, sehingga apa yang diributkan oleh masyarakat saat ini terhadap persoalan tersebut bukanlah omong kosong belaka.

"Yang jelas kalau dari ahli bahasa tentu saja Profesor Husni dan ahli bahasa yang lain, kita betul-betul menemukan dan dapat membuktikan secara baik leksikal bahasa maupun secara intensi, niat itu bisa dibuktikan secara bahasa bahwa memang terjadi penistaan. Ada beberapa teori yang digunakan Insya Allah bisa kita buktikan kalau terjadi penghinaan," tutupnya.

Putranya Dilaporkan ke Polisi, Bagaimana Reaksi Ahok?

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah