logo


Donald Trump Jadi Presiden, Rachmawati Soekarnoputri Minta RI Waspada

"Donald Trump diyakini adalah seorang rasis dan Islamofobia"

11 November 2016 04:30 WIB

Rachmawati Soekarnoputri.
Rachmawati Soekarnoputri. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Rachmawati Soekarnoputri meminta pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk waspada pasca terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS).

"Donald Trump diyakini adalah seorang rasis dan Islamofobia, terlebih dia sangat dekat dengan Israel," ujar tokoh politik senior ini, Kamis (10/11), di Jakarta.

Bukan tanpa alasan, hal itu disampaikan Rachmawati lantaran Indonesia sejak zaman Orde Baru telah menjadi subordinat AS. Invasi kepentingan kapitalis Barat yang diwakili AS ditandai dengan operasional PT Freeport Indonesia.


Anak SBY Nyagub: Anak Soekarno Bilang Masya Allah, Pengamat Nilai Masih Ingusan

Menurut Rachmawati, semua itu terjadi setelah Soekarno dijatuhkan lewat peristiwa "Gestok 65" yang merupakan skenario Neo Kolonialisme Imperalisme.

"Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim dan Bhinneka Tunggal Ika dihadapkan dengan conditio sine quanon. Mau tidak mau harus berdiri diametral dengan kekuatan nekolim yang akan mendeligitimasi Islam dan kebhinnekaan dengan pola devide et impera," tegas Rachmawati.

Ahok Ziarah Makam Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri: Manusia Kayak Begitu Kok Diajak

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro