logo


Populasi Sapi Lokal Merosot, Kementan Larang Pemotongan Sapi Betina

Ke depan pihak Kementan akan melakukan langkah pengetatan di setiap RPH, sehingga tidak ada lagi upaya pemotongan sapi betina lokal.

9 November 2016 16:39 WIB

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan, Ketut Diarmita.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan, Ketut Diarmita. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, I Ketut Diarmita, mengatakan, pihaknya akan memproses Rumah Potong Hewan (RPH) yang ketahuan melakukan pemotongan sapi betina.

"Kita akan lakukan pengecekan ke RPH-RPH yang ada, kalau nanti kita temukan ada RPH yang melakukan pemotongan sapi betina akan kita proses hukum," demikian kata I Ketut Diarmita di Jakarta, Rabu (9/11).

Ia mengakui bahwa salah satu alasan menurunnya jumlah populasi sapi lokal saat ini adalah karena adanya pemotongan sapi betina lokal yang secara berkala dilakukan oleh RPH atau masyarakat tanpa adanya upaya peningkatan populasi.


DPR Apresiasi Pernyataan Mentan yang Menyarankan Rakyat Konsumsi Keong Sawah

Pasalnya, ke depan pihak Kementan akan melakukan pengetatan di setiap RPH, sehingga tidak ada lagi pemotongan sapi betina lokal.

"Saat ini kita sedang melakukan UPSUSU SIWAB untuk meningkatkan jumlah populasi sapi. Maka, kalau ada pemotongan sapi betina, pasti akan kita tindak tegas," tukasnya.

Periode Maret 2018: Harga Menguat, BK CPO Nol, BK Kakao 5%

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah