logo


Amerika Serikat Punya Presiden Baru, Jokowi: Hubungan Kita akan Tetap Baik

Rakyat Amerika Serikat kini tengah menanti sang pemimpin baru. Euforia penantian tak hanya dirasakan oleh masyarakat di Negara Paman Sam tersebut, tapi juga masyarakat di belahan dunia lainnya.

9 November 2016 15:59 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan wartawan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan wartawan. Biro Pers Setpres

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rakyat Amerika Serikat kini tengah menanti sang pemimpin baru. Euforia penantian tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di negara Paman Sam tersebut, tetapi juga masyarakat di belahan dunia lain. Hal tersebut mungkin membuat para jurnalis yang sehari-hari meliput kegiatan Presiden menanyakan pandangan Presiden Joko Widodo.

Kepada para jurnalis, Presiden Joko Widodo meminta agar menghormati proses pemilihan di Amerika Serikat yang saat ini masih berlangsung. Ia juga menekankan bahwa Indonesia menghargai siapapun yang menjadi pilihan rakyat Amerika.

"Saya kira harus kita tunggu ya sampai penghitungan terakhir, tidak boleh mendahului. Apapun yang menjadi pilihan rakyat Amerika, saya kira kita sangat menghargai," demikian Presiden memberikan pandangannya usai acara penganugerahan gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Rabu (9/11).


JK Samakan 'Mulut' Ahok Seperti Trump

Presiden juga meyakini bahwa pemimpin baru Amerika Serikat kelak tidak akan berpengaruh terhadap hubungan baik yang telah terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat selama ini. Amerika Serikat sendiri diketahui termasuk lima besar investor di Indonesia.

"Hubungan kita tetap akan baik, terutama hubungan dagang dan investasi. Kita tahu Amerika termasuk investor lima besar di Indonesia. Saya kira tidak akan ada perubahan," ujarnya.

 

Donald Trump Sebut Ide Hillary Picu Konflik AS dan Rusia

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan