logo


Kemenangan Trump yang Tak Disangka-sangka

Kemenangan Trump ini sebetulnya tidak disangka-sangka, pasalnya berdasarkan hasil survei sebelum pemilihan, Hillary diprediksikan bakal menang melawan Trump.

9 November 2016 14:44 WIB

Pendukung Donald Trump merayakan kemenangan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat di New York, Rabu (9/11).
Pendukung Donald Trump merayakan kemenangan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat di New York, Rabu (9/11). REUTERS/Andrew Kelly

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat melalui persaingan yang ketat melawan Hillary Clinton. Trump menang di sejumlah negara bagian di antaranya Alabama, Arkansas, Indiana, Florida, Kansas, Kentucky, Louisiana, Missouri, Mississippi, Montana, North Carolina, North Dakota, Nebraska, Ohio, Oklahoma, South Carolina, South Dakota, Tennessee, Texas, West Virginia dan Wyoming.

Sementara Hillary menang di negara bagian yang memang basis Demokrat seperti California, Colorado, Connecticut, Delaware, Illinois, Maryland, Massachusetts, New Jersey, New Mexico, New York, Oregon, Rhode Island, Vermont, Virginia dan Washington DC.

Kemenangan Trump ini sebetulnya tidak disangka-sangka, pasalnya berdasarkan hasil survei sebelum pemilihan, Hillary diprediksikan bakal menang melawan Trump.


Donald Trump Klaim Pesawat Egypt Air Meledak di Udara

Presiden Amerika Serikat Terpilih Donald Trump. (wonkette.com)

Apalagi Trump banyak mendapat kecaman atas pernyataan kontroversialnya yang menyerang umat muslim. Kita ingat dulu pada tahun 2015, Bangsawan kaya raya Arab Saudi, Pangeran Alwaleed Bin Talal menyebut Trump adalah aib bagi partainya juga untuk semua warga Amerika Serikat.

"@realDonaldTrump You are disgrace not only to GOP but to all America. Withdraw from the US presidential race as you will never win," tulis sang Pangeran melalui akunnya Alwaleed_Talal, Sabtu (12/12/2015).

Sejumlah musisi Amerika juga menunjukan sikap sangat ekspresif dan sudah berancang-ancang meninggalkan Amerika Serikat jika Donald Trump akhirnya berhasil menduduki kursi presiden negara adidaya itu.

Salah satunya adalah musisi RnB, Ne-Yo. Beberapa waktu lalu Ne-Yo mengungkapkan bahwa dunia akan terlihat sangat konyol bila Trump menjadi Presiden Amerika Serikat.

"Hal yang disayangkan pada planet ini adalah menyadari bahwa kebodohan itu takkan habis-habis. Maksudku, ini untuk mereka yang mendukung Trump. Jika dia jadi presiden, sudah jelas aku akan jadi tetangga Drake (musisi asal Kanada)," kata Ne-Yo.

Debat Puncak Hillary vs Trump, Inspirasi untuk Pertaruhan Politik Masa Depan Indonesia

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan