logo


Peternak: Upaya Peningkatan Populasi Ternak Sapi Masih Belum Maksimal

Era keemasan populasi sapi di Indonesia adalah sekitar tahun 1980-an

9 November 2016 10:42 WIB

Peternak sapi tradisional.
Peternak sapi tradisional. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Rochadi Tawaf, menilai bahwa langkah pemerintah dalam meningkatkan sektor peternakan sapi dan kerbau di Indonesia saat ini masih belum maksimal.

Pasalnya, populasi sapi lokal saat ini masih sangat minim dan didominasi oleh para peternak lokal yang hanya memiliki 1-3 ekor baik sapi maupun kerbau.

“Belum ada upaya yang signifikan dari pemerintah untuk meningkatkan populasi sapi dan kerbau di tanah air, makanya sampai saat ini jumlah populasinya masih belum mengalami peningkatan,” kata Rochadi di Jakarta, Rabu (9/11).

Lebih lanjut Rochadi mengatakan, era keemasan populasi sapi di Indonesia adalah sekitar tahun 1980-an, yang mana pada saat itu populasi sapi dan kerbau naik cukup signifikan, sementara pada saat ini jumlahnya terus menurun.

Meski begitu, Rochadi tetap mengapresiasi adanya keseriusan pemerintah dalam meningkatkan populasi sapi dan kerbau di Indoensia. Pasalnya, kata dia, saat ini pemerintah telah mulai menerapkan sejumlah program strategis melalui langkah Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus SIWAB).

Karenanya, ia berharap program Upsus SIWAB Tersebut akan mampu meningkatkan jumlah populasi sapi dan kerbau di Inndonesia.

Untuk diketahui, dalam program Upsus SIWAB pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menerapkan dua program utama yaitu, peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alami (Inka)

Kementan menargetkan ada sekitar 4 juta ekor sapi indukan yang akan di IB, dari jumlah indukan tersebut diharapkan mampu menghasilkan hingga 3 juta ekor sapi kelahiran baru.


Sukseskan Upsus SIWAB, Jatim Targetkan 2 Juta Ekor Kelahiran Anak Sapi

 

Program 5:1 Impor Sapi Mendapat Sambutan Baik dari Para Feedloter

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Riana