logo


Kelompok Wanita Tani di Sragen ini Olah Pisang Jadi Nasi Goreng

Kelompok Wanita Tani (KWT) di Sragen binaan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen ini mampu membuat kreasi makanan yang unik.

6 November 2016 13:58 WIB

Rumah Pisang Kreasi Kelompok Wanita Tani (KWT)
Rumah Pisang Kreasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Dok. Jitunews.com

SRAGEN, JITUNEWS.COM – Kelompok Wanita Tani (KWT) di Sragen binaan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen ini mampu membuat kreasi makanan yang unik. Mereka mampu mengolah pisang menjadi nasi goreng. Kreasi menu ini tidak sedikit pun menggunakan campuran bahan beras.

Teguh Sumarno Putro, Staf Pelaksana Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen mengungkapkan mulanya ia membina salah satu KWT mengolah pisang menjadi tepung dalam rangka menunjang program ketahanan pangan.

“Dari membuat tepung, lalu berkembang membuat nasi goreng pisang. Kreasi ini dimulai sejak tahun 2015. Untuk pisang yang rasanya enak dari pisang kepok kuning atau kepok uter.” jelasnya kepada Jitunews.com di Sragen, Jumat (4/11).


Peringati HUT TNI ke-71, Kodim 0725/Sragen Gelar Turnamen Futsal Antar SLTA

Untuk mengolah pisang menjadi nasi goreng, kata Teguh, pisang tua dikupas lalu dikukus selama kurang lebih 5 hingga 10 menit. Proses ini untuk menghilangkan getahnya. Setelah itu pisang diparut sawut menggunakan parut keju.

“Proses selanjutnya parutan pisang kembali dikukus agar lebih pulen. Setelah masak, parutan pisang digoreng dan dibumbui seperti nasi goreng biasa. Bisa juga ditambahkan telur dan daging ayam. Rasanya enak. Teksturnya mirip nasi goreng. Orang tidak akan tahu jika bahannya berasal dari pisang,” katanya.

Sajian nasi goreng pisang diakui Teguh belum banyak dikenal oleh masyarakat. Padahal menu ini bisa dimanfaatkan sebagai makanan pokok pengganti beras. Produksinya pun masih terbatas, di kalangan ibu-ibu rumah tangga di 112 KWT di seluruh Sragen.

Agar bisa dikenal oleh masyarakat, pihaknya terus melakukan sosialisasi. Pihaknya mendirikan Rumah Pisang di tiga tempat di Sragen, yakni di Masaran, Banaran, dan toko kantor PKK.

“Di Rumah Pisang tersedia berbagai olahan pisang, di antaranya keripik, roti, cake, kerupuk kulit pisang, lumpia. Untuk nasi goreng pisang tergantung pesanan,” pungkasnya.

Sragen Creative Festival 2016 Digelar Tiga Hari di Rumdin Bupati Sragen

Halaman: 
Penulis : Miftahul Abrori, Vicky Anggriawan
 
×
×