logo


Soal Kartel Bikin Cemas Pelaku Usaha, KPPU Sebut Bersainglah yang Sehat

Syarkawi Rauf, meminta agar para pelaku usaha untuk tidak merasa cemas

2 November 2016 19:17 WIB

Ketua Pengawas Persaingan Usaha(KPPU) Syarkawi Rauf.
Ketua Pengawas Persaingan Usaha(KPPU) Syarkawi Rauf. kppu.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Banyak pelaku usaha yang hingga kini masih mencemaskan isu Kartel yang selalu digulirkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), salah satunya pelaku usaha pembibitan unggas.

Menanggapi keresahan itu, Ketua KPPU, Syarkawi Rauf, meminta agar para pelaku usaha untuk tidak merasa cemas. Sebab menurut Syarkawi, bila pelaku usaha masih bersaing dan berperilaku usaha yang wajar, tidak perlu ada yang ditakutkan.

“Kita sebagai komisi yang mengawasi persaingan usaha bukan sebagai wasit yang menghakimi, tapi kita hadir untuk mengawasi perilaku usaha yang tidak sehat. Harapan kita adalah agar sektor usaha tanah air berjalan sesuai dengan ketentuan yang benar,” kata Syarkawi, Rabu (2/11), di Jakarta.


Kecewa Keputusan KPPU, 11 Perusahaan Pembibitan Unggas Lakukan Banding ke Pengadilan

Lebih lanjut, Syarkawi mengungkapkan, kecenderungan terbesar dari para pelaku usaha adalah ingin keuntungan yang sebesar-besarnya. Dan untuk mendapatkan keuntungan tersebut, mereka melakukan upaya persaingan yang tidak sehat.

“Hal-hal semacam ini yang kita awasi. Setiap sektor usaha selalu mengharapkan keuntungan tapi keuntungan yang wajar. Kalau mau mencari keuntungan lebih dengan menghalalkan segala cara apalagi bisa berdampak pada perilaku persaingan usaha yang tidak sehat, maka itu yang kita awasi,” tegas Syarkawi.

Jika pelaku usaha menjalankan usahanya dengan baik tanpa ada langkah monopoli tertentu, maka pihak KPPU selaku pengawas justru memberikan apresiasi. “Karena memang tujuan kita itu, untuk menciptakan sektor usaha yang sehat. Jadi, tidak perlu takut dan tetap menjalankan usahanya dengan perilaku yang sehat,” tandas Syarkawi.

Sebanyak 11 Perusahan Pembibitan Unggas Bakal Lakukan Banding, Mengapa?

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro