logo


Harga Singkong Terjun Bebas, Petani Merugi

"Pemerintah saat ini kelihatannya diam-diam saja melihat turunnya harga singkong, seolah-olah tidak terjadi apa-apa"

29 Oktober 2016 11:00 WIB

Ilustrasi, petani memanen singkong.
Ilustrasi, petani memanen singkong. beritadaerah.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi IV DPR RI, Sudin, mengatakan bahwa harga singkong saat ini terjun bebas di bawah harga normal yang ditentukan pemerintah. Ia pun menyayangkan belum ada upaya cepat dari pemerintah untuk mengatasi anjloknya harga singkong tersebut.

“Pemerintah saat ini kelihatannya diam-diam saja melihat turunnya harga singkong, seolah-olah tidak terjadi apa-apa,” kata Sudin, Sabtu (29/10), kepada Jitunews.com, di Jakarta.

Lebih lanjut, Sudin mengungkapkan, dalam beberapa kali rapat dengar pendapat (RDP) dengan Menteri Pertanian (Mentan) dan Menteri Perdagangan (Mendag), sudah sering diingatkan untuk mendengar keluhan para petani singkong yang merasa rugi karena harga singkong terus turun.


Pasokan yang Lancar Jadi Alasan Perusahaan Memilih Tapioka Impor

“Tetapi sampai saat ini belum ada langkah konkretnya,” tegas Sudin.

Sudin menambahkan, Lampung yang merupakan daerah penghasil singkong, harga singkongnya terjun bebas. Tingkat pabrik membeli singkong dengan harga Rp 750 per kilogram.

“Kalau di tingkat pabrik saja sudah Rp 750, harga di tingkat petani paling berada pada kisaran Rp 500. Sementara harga normal singkong berada pada kisaran Rp 12.000,” ujar Sudin. Karena itu, ia mendesak pemerintah untuk segera mengatasi masalah harga singkong yang saat ini kian terpuruk.

Atasi Melorotnya Harga Singkong, Mentan-Mendag Harus Koordinasi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro
 
×
×