logo


Kaum Muda Menjadi Andalan Masa Depan Sektor Pertanian

Pada saat ini sektor pertanian dan peternakan lebih didominasi oleh kaum usia lanjut, yang rata-rata umurnya berada di atas 45 tahun.

28 Oktober 2016 19:31 WIB

Ketua bidang Lembaga Pertanian Peternakan dan Perikanan dari Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH), Annisa Permata Asri.
Ketua bidang Lembaga Pertanian Peternakan dan Perikanan dari Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH), Annisa Permata Asri. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua bidang Lembaga Pertanian Peternakan dan Perikanan dari Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Annisa Permata Asri mengatakan para pemuda adalah modal dasar keberlanjutan sektor pangan nasional.

"Tanpa kehadiran kaum muda sektor pertanian dan peternakan di tanah air tidak akan berkelanjutan. Maka peran kaum muda saat ini di sektor pertanian menjadi sangat penting dan harus menjadi prioritas pemerintah untuk melakukan langkah regenerasi," demikian kata Annisa di Jakarta, Jumat (28/10).

Menurutnya, pada saat ini sektor pertanian dan peternakan lebih didominasi oleh kaum usia lanjut, yang rata-rata umurnya berada di atas 45 tahun. Terkait hal tersebut Ia mengatakan berkurangnya peran pemuda di sektor pertanian dikarenakan tidak adanya langkah inovasi dan langkah modernisasi yang masif di sektor pertanian, maka dampaknya kaum muda mulai menghindari sektor pertanian.


Program Lumbung Pangan Baru di Kallteng, Kementerian PUPR Programkan Rehabilitasi 85.500 ha

"Kita saat ini masih sedang mengandalkan sistem pertanian yang lama, kita tidak sertakan perkembangan inovasi dan pemanfaatan teknologi di sektor pertanian,” demikian katanya.

Ia menjelaskan bahwa kalau kita berkaca pada sektor pertanian di negara-negara maju, justru sektor ini yang kemudian menjadi minat para kaum muda.

"Karena sektor pertaniannya sudah sangat moderen dengan pemanfaatan teknologi yang memadai," ujarnya.

Menurutnya, hal serupa yang seharusnya diadopsi oleh pemerintah Indonesia untuk bisa kembali menarik minat kaum muda di sektor pertanian.

Indonesia Sebagai Negara Agraris Harus Mempunyai Food Estate

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah