logo


Tingkatkan Kualitas Singkong, Pengamat: Perlu Ada Pendampingan dari Pemerintah

Dengan adanya pelatihan-pelatihan diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas singkong petani.

28 Oktober 2016 14:46 WIB

Ilustrasi, petani memanen singkong.
Ilustrasi, petani memanen singkong. beritadaerah.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi politik Indonesia Dani Setiawan mengatakan hingga saat ini kualitas singkong yang dihasilkan oleh para petani lokal masih belum memenuhi persyaratan kualitas singkong industri.

"Ada keluhan dari kalangan industri, singkong yang dihasilkan oleh para petani kita kualitasnya tidak sesuai dengan aspek yang dibutuhkan oleh pihak industri. Kadar patinya masih kurang. Sehingga industri tidak bisa menerima suplai singkong masyarakat," demikian kata Dani Setiawan kepada Jitunews.com, Jumat(28/10).

Lebih lanjut, ia mengatakan yang saat ini masih diterima oleh industri adalah singkong yang pola tanamnya sesuai dan dari jenis singkong yang bisa diolah menjadi tapioka.


Kementan: Tak Ada lagi Impor Benih Jagung

Menurutnya untuk bisa mengatasi persoalan ini perlu ada langkah pendampingan yang baik dari pemerintah. Dengan adanya pelatihan-pelatihan diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas singkong petani dan mampu memenuhi standar yang ditentukan oleh pihak industri da bisa diolah menjadi tepung tapioka.

"Selama ini para petani singkong tidak pernah berpikir adanya tuntutan singkong industri dengan kriteria tertentu, dan mereka menanam singkong ala kadarnya. Maka perlu ada pelatihan-pelatihan kepada masyarakat khususnya para petani singkong," ujarnya.

Ia juga meminta kepada pihak swasta agar tetap menjaga harga singkong para petani, membeli singkong dengan harga yang wajar.

Peran Pemuda Majukan Pertanian di Indonesia Makin Nyata

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah
 
×
×