logo


Panen Benih Padi Hibrida di Ngawi, Mentan Amran Ingatkan Petani Jangan Asal Tanam

Mentan Amran menuturkan, banyak petani Indonesia yang sekadar menanam padi saja tanpa mempertimbangkan benih.

27 Oktober 2016 20:24 WIB

Panen benih padi hibrida Sembada di Ngawi, Jawa Timur pada Kamis (27/10).
Panen benih padi hibrida Sembada di Ngawi, Jawa Timur pada Kamis (27/10). Jitunews/Miftahul Abrori

NGAWI, JITUNEWS.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menghadiri panen benih padi hibrida Sembada di Ngawi, Jawa Timur pada Kamis, 27 Oktober 2016. Panen dilaksanakan di areal sentralisasi PT Biogene Plantation, di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Mentan didampingi Wantimpres Sidarto, Bupati Ngawi Budi Sulistyono dan jajarannya, Direktur Utama PT Biogene Plantation Bambang Purwadi Priyono, dan Ketua Tim Agronomis PT Biogene Plantation Nasikin.

Mentan Amran menuturkan, banyak petani Indonesia yang sekadar menanam padi saja tanpa mempertimbangkan benih. Padahal, menurut Mentan, pemilihan benih padi hibrida atau unggul berpengaruh terhadap produksi panen.


Brigade Alsin, Strategi Mentan Garap Lahan Rawa

"Masyarakat hanya asal tanam benih saja. Padahal capeknya sama, biayanya sama. Tapi dengan benih unggul produksinya jauh lebih besar, naik hingga tiga ton per hektare," ujar Amran kepada wartawan.

Jika petani beralih menggunakan benih unggul, kata Mentan, ada nilai tambah hingga 120 triliun di dari total lahan nasional. Kementan saat ini mulai mengalokasikan benih hibrida subsidi dan gratis untuk petani di seluruh Indonesia.

"Atas arahan Bapak Presiden, kita bagi benih gratis untuk 1 hingga dua juta hektare dan benih subsidi minimal untuk empat hektare. Lahan lima hektare tersebut sudah 34 persen dari lahan pertanian di Indonesia," katanya.

"Penyediaan benih ini gerakan bersama, bukan saja dari perusahaan, kelompok tani, tetapi perorangan bisa berkontribusi. Juga benih lokal yang unggul akan kita permudah ijinnya, tegas Mentan.

Di Ngrompo, Mentan disambut oleh siswa dan para petani sekitar, dan dihibur dengan atraksi Reog Ponorogo. Mentan dan rombongan juga menyempatkan diri makan siang di rumah warga.

Kemudian, untuk meringankan petani, pada kesempatan itu Mentan juga memberikan bantuan benih padi Sembada untuk lahan 10.000 hektare (ha). "Disiapkan 10.000 ha Sembada gratis untuk Ngawi," ungkap Mentan. 

Pimpinan DPR Puji Capaian Sektor Pertanian Era Amran

Halaman: 
Penulis : Miftahul Abrori, Syukron Fadillah