logo


Tiga Prioritas Kolonel Pnb Mohamad Tonny Harjono Setelah Resmi Pimpin Lanud Adi Soemarmo

Setelah resmi menjabat sebagai Komandan Lanud (Danlanud) Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Mohamad Tonny Harjono memiliki tiga prioritas yang akan ia jalankan sebagai pemimpin tertinggi di Lanud Adi Soemarmo.

26 Oktober 2016 14:24 WIB

Komandan Lanud (Danlanud) Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Mohamad Tonny Harjono.
Komandan Lanud (Danlanud) Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Mohamad Tonny Harjono. Jitunews/Miftahul Abrori

SOLO, JITUNEWS.COM - Setelah resmi menjabat sebagai Komandan Lanud (Danlanud) Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Mohamad Tonny Harjono memiliki tiga prioritas yang akan ia jalankan sebagai pemimpin tertinggi di Lanud Adi Soemarmo.

Kolonel Pnb Mohamad Tonny Harjono menggantikan jabatan yang sebelumnya diemban oleh Kolonel Nav Agus Priyanto. Upacara serah terima jabatan (sertijab) berlangsung pada Rabu, 26 Oktober 2016 di Lapangan Dirgantara Adi Soemarmo. Wadankodiklatau Marsma TNI Trisno Hendradi bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Dankodiklatau Eko Supriyanto, yang berhalangan hadir.

“Pertama, saya akan meneruskan kebijakan- kebijakan Kolonel Agus yang sudah berjalan. Kedua, di sini ada pendidikan untuk prajurit, saya berharap hasil didikannya menajadi parajuit yang profesional dan handal. Ketiga, kami merasa bagian dari wilayah surakarta sehingga berupaya memajukan wilayah ini, umumnya Jawa Tengah,” tegas Danlanud Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Mohamad Tonny Harjono kepada wartawan seusai acara sertijab.


Free Fire Power Demo, Lumajang Dihujani Bom Pesawat TNI AU

Khusus pendidikan prajurit, Danlanud menegaskan bahwa prajurit akan dibekali pengetahuan umum agar lebih sigap dan dapat bersaing dengan negara-negara tetangga.

“Mereka tidak hanya dibekali pengetahuan-pengetahuan dasar, tapi sekarang ini, seperti yang disampaikan bapak Presiden, kita harus bisa bersaing terhadap negara-negara tetangga,” katanya.

“Saya berusaha membekali mereka, selain kurikulum yang sudah ada, juga dengan pengetahuan-pengetahun di luar dari Angkatan Udara. Bagaimana mereka menghadapi teknologi, dan bagaimana mereka bisa menjadi warga negara yang baik,” tegasnya.

Angkasa Yudha 2016: Puluhan Pesawat Tempur TNI AU Akan Bombardir Natuna

Halaman: 
Penulis : Miftahul Abrori, Vicky Anggriawan