logo


Donald Trump Sebut Ide Hillary Picu Konflik AS dan Rusia

"Apa yang harus kita lakukan adalah fokus pada ISIS. Kita tidak harus fokus pada Suriah"

26 Oktober 2016 07:17 WIB

Donald Trump mendengarkan Hillary Cilnton menjawab pertanyaan dari penonton dalam debat presiden kedua di Washington University, St Louis, 9 Oktober 2016.
Donald Trump mendengarkan Hillary Cilnton menjawab pertanyaan dari penonton dalam debat presiden kedua di Washington University, St Louis, 9 Oktober 2016. Reuters

FLORIDA, JITUNEWS.COM- Perdebatan antara Calon Presiden Amerika Serikat (AS) yakni Donald Trump dan Hillary Clinton kian bergulir. Trump bahkan menyebut, ide kebijakan terkait Suriah yang diterapkan Hillary jika terpilih menjadi presiden bisa memicu konflik antara AS dan Rusia. Alhasil, perang dunia ketiga pun tak terhindarkan.

Trump juga mengkritik ide Hillary yang akan membentuk zona larangan terbang dan zona aman untuk melindungi wilayah yang tidak termasuk daerah konflik. Beberapa analis khawatir dengan melindungi zona tersebut bisa membawa AS ke dalam konflik langsung dengan jet tempur Rusia.

Menurut Trump, membasmi kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) lebih penting dibandingkan mencoba mengkudeta Presiden Suriah Bashar al-Assad dari kursinya.


Patung Bugil Donald Trump Disaksikan Warga AS di 5 Kota

Hal itu disampaikan Trump sebab, percobaan kudeta tersebut masih menjadi tujuan utama AS di Suriah. Usaha tersebut masih akan dilanjutkan bila Hillary menjadi presiden.

"Apa yang harus kita lakukan adalah fokus pada ISIS. Kita tidak harus fokus pada Suriah. Perang Dunia Tiga akan terjadi di Suriah jika mendengarkan Hillary Clinton. Assad adalah urusan kedua, bagi saya (prioritas) adalah ISIS," ujar Trump, dilansir reuters, Rabu (26/10).

Selain itu, Trump juga mengeluhkan kurangnya dukungan dari partai Republik kepada dirinya. Trump menilai, akan lebih mudah baginya memenangkan pemilu presiden (pilpres) AS bila petinggi para petinggi partai tersebut mendukung dirinya. "Jika kita memiliki kesatuan di dalam partai, kita tidak akan kalah dari Hillary Clinton dalam pemilu nanti," ucap Trump.

 

Debat Puncak Hillary vs Trump, Inspirasi untuk Pertaruhan Politik Masa Depan Indonesia

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro