logo


Anggaran Pupuk Dipangkas, Kementan Akan Lakukan Langkah Penyesuaian di Lapangan

Muhrizal mengatakan bahwa pada kenyataannya di lapangan, kebutuhan pupuk dari para petani terus meningkat seiring dengan semakin gencarnya upaya pencapaian target swasembada pangan yang dilakukan oleh pemerintah

25 Oktober 2016 11:00 WIB

Dua pekerja berada di depan tumpukan pupuk, di salah satu gudang PT Petro Kimia Gresik (PKG), Gresik, Kamis (18/12).
Dua pekerja berada di depan tumpukan pupuk, di salah satu gudang PT Petro Kimia Gresik (PKG), Gresik, Kamis (18/12). Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan bahwa dengan adanya pemotongan anggaran pupuk pada RAPBN 2017, cukup menyulitkan sektor pertanian. Pasalnya, kebutuhan akan pupuk nasional dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, sementara untuk tahun 2017 Banggar DPR RI memutuskan akan memotong anggaran untuk subsidi pupuk nasional.

Direktur pupuk dan Pestisida, Ditjen Prasarana dan Pertanian(PSP), Muhrizal Sarwani, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan langkah penyesuaian di lapangan terkait dengan adanya pemotongan anggaran untuk subsidi pupuk nasional untuk tahun 2017.

“Kami akan sesuaikan di lapangan,” kata Muhrizal di Jakarta, Selasa (25/10).


Mentan: Penyaluran Pupuk Besubsidi Sudah Berjalan Lancar

Lebih lanjut, Muhrizal mengatakan bahwa pada kenyataannya di lapangan, kebutuhan pupuk dari para petani terus meningkat seiring dengan semakin gencarnya upaya pencapaian target swasembada pangan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Maka kalau ada pemotongan anggaran seperti ini yang kita lakukan adalah kembali membuat skala prioritas kebutuhan pupuk masyarakat,” tuturnya.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan anggaran yang dialokasikan untuk pupuk subsidi sebesar Rp 31,2 triliun untuk volume pupuk bersubsidi sebanyak 9,55 juta ton. Namun, dari hasil pembahasan dari Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, hanya menyetujui pengalokasian anggaran untuk pupuk subsidi sebesar Rp 27,94 triliun untuk volume pupuk bersubsidi sebanyak 8,5 juta ton.

Kisaran anggaran yang disetujui pihak Banggar DPR RI Rp 27,94 triliun untuk volume pupuk bersubsidi sebanyak 8,5 juta ton tersebut mengalami penurunan sebesar sebesar Rp 3,26 triliun dengan volume pupuk bersubsidi sebanyak 1 juta ton dari total anggaran subsidi pupuk tahun yang lalu (2016), yang jumlahnya sama dengan anggaran yang diusulkan pihak Kementan di tahun 2017.

Mentan Akan Rapat dengan Komisi IV, Pemotongan Anggaran Pupuk Jadi Sorotan

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Riana