logo


Saatnya Wilayah Perbatasan di Kalbar Dijadikan Lumbung Padi

Mentan juga mengajak petani terus meningkatkan masa tanam yang semula satu kali menjadi dua kali dalam setahun.

23 Oktober 2016 07:00 WIB

Petani Desa Mandalasari memotong padi yang siap panen.
Petani Desa Mandalasari memotong padi yang siap panen. JITUNEWS/Latiko A.D

KALIMANTAN BARAT, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menghendaki wilayah perbatasan di Kalimantan Barat menjadi kawasan lumbung padi.

"Saatnya daerah perbatasan menjadi lumbung padi. Kita memiliki potensi yang besar untuk pengembangan pertanian padi di perbatasan," ujarnya saat penanaman perdana padi teknik hazton di Kecamatan Entikong, Sanggau, Sabtu (22/10/2016).

Apalagi kata Amran saat ini ada teknologi hazton yang merupakan hasil karya anak Kalbar bisa meningkatkan produktivitas lebih dari dua kali lipat.


Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

"Saat ini Kalbar sudah swasembada padi dan itu saya mengapresiasi. Harapannya di daerah perbatasan juga surplus," tuturnya.

Mentan juga mengajak petani terus meningkatkan masa tanam yang semula satu kali menjadi dua kali dalam setahun.

Sementara itu Kadistan Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalbar, Haizairin mengatakan untuk luasan tanam padi hazton di Entikong sekitar 70 hektar.

"Luasan lahan tanam itu bantuan dari dana APBN tahun 2016," katanya.

Dalam tanam padi hazton hadir anggota DPR RI Komisi IV dan IX, Gubernur Kalbar, Bupati Sanggau dan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahan Provinsi Kalbar.

Agar Distribusi Pupuk Lancar, Kementan Ingatkan Pemda Segera Percepat Realisasi

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah