logo


Gila, Harga Cabe Rawit di Luar Jawa Tembus Rp 90 ribu

Selain cabai, bahan makanan lain yang mengalami kenaikan harga adalah bawang merah

18 November 2014 15:33 WIB

Pedagang cabai di salah satu pasar. (Johdan/Jitunews)
Pedagang cabai di salah satu pasar. (Johdan/Jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di luar jawa naik dari Rp50 ribu menjadi Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. Kenaikan harga itu terjadi hanya dalam sepekan terakhir, karena masuknya musim hujan yang membuat petani di sebagian wilayah gagal panen.

"Pasokan yang masuk dari luar daerah ke Gorontalo menipis. Biasanya pada musim hujan harga cabai sering melonjak dibanding komoditi lain yang saya jual," ungkap salah seorang pedagang di Pasar Selasa Kota Gorontalo, Yadi Muhammad, Selasa.

Menurutnya harga cabai yang ditawarkan pedagang di bawah Rp80 ribu hanya cabai yang sudah dicampur dengan yang tidak segar lagi.


Gudang Penyimpanan Cabai demi Jaga Pasokan

Sementara itu, pedagang lainnya di Kota Gorontalo, Harun (40) memprediksi harga cabai akan terus naik, menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi mulai 18 November 2014.

"Mungkin harganya baru akan turun pada awal tahun 2015. Tapi kalau hujan deras terus, maka cabai tetap akan mahal," tambahnya seperti dikutip Antara.com.

Selain cabai, bahan makanan lain yang mengalami kenaikan harga adalah bawang merah yakni dari Rp22.000 menjadi Rp24.000.

Di sisi lain, harga tomat di Gorontalo masih anjlok yakni Rp2.000 per kilogramnya, setelah pernah menembus angka Rp1.000 per kilogram.

Namun pedagang memprediksi harga tomat akan kembali normal saat musim penghujan tiba.

Cabai Terus Fluktuatif, Pemerintah Tak Masukkan dari Perhitungan Inflasi

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid