logo


Agar Tak Ada Lagi Rusun Bocor, Ahok Janjikan Bakal Renovasi Total

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjanjikan sejumlah rumah susun (rusun) di Jakarta yang terbukti tidak laik akan segera direnovasi total.

19 Oktober 2016 14:52 WIB

Kawasan Rusunawa Pulogebang.
Kawasan Rusunawa Pulogebang. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjanjikan untuk segera merenovasi total sejumlah rumah susun (rusun) di Jakarta yang terbukti tidak laik huni.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, seperti halnya rusun di Marunda dan Penjaringan, rusun yang sudah lama akan seluruhnya diperbaiki. Pasalnya, warga yang tinggal di rusun tua sudah mulai mengeluhkan kondisi rusun yang mereka tempati.

"Tiga blok di Marunda mesti kita rehab. Penjaringan kalau sudah terlalu tua mesti dibongkar. Hampir semua bangunan yang lama gak bisa dipakai, selain kondisinya jelek, bocor, dan sistemnya gak bener," ungkap Ahok di Kantor Balai Kota Jakarta, Rabu (19/10).


Fadli Zon Sidak ke Rusun Rawa Bebek

Tak hanya itu, warga yang tinggal di rusun di Jatinegara dan Daan Mogot juga menyampaikan keluhan yang sama. Design yang tidak sempurna diakui Ahok menjadi penyebab warga terus menerus meminta rusunnya diperbaiki.

"Makanya saya bilang, rusun Jatinegara itu designnya memang tidak sempurna. Kalau rusun di Daan Mogot, akan kita rehab habis. Makanya saya stop pembangunan lima blok rusun, karena gak bener," ujarnya.

Ahok menilai, pada pengecekan rusun di Daan Mogot misalnya, dirinya mendapati kualitas cor bangunan yang tidak sesuai. Sehingga kebocoran saat ditinggali penghuni tidak dapat terelakkan.

"Udah kita cek, cornya udah ngaco, itu udah gak ketolong. Diplester apapun, nanti satu tahun bocor. Makanya lebih baik saya black list. Mereka (kontraktor) marah-marah, biarin aja mau gugat silakan," tegasnya.

Fadli Zon Minta Warga Korban Penggusuran Digratiskan Biaya Sewa Rusun

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Vicky Anggriawan