logo


AS Lawan Keputusan UNESCO, Masjid Al Aqsa Kembali Milik Palestina

Enam negara ini Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belanda, Lithuania dan Estonia tak menyetujui resolusi UNESCO.

19 Oktober 2016 13:59 WIB

Mesjid Al-Aqsa.
Mesjid Al-Aqsa. Wikipedia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Masjid Al Aqsa akhirnya kembali menjadi hak masyarakat Palestina. Setidaknya itulah yang diputuskan Organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO).

Melalui juru bicara PBB untuk UNESCO yang berkedudukan di Paris menyatakan, dewan eksekutif mengambil keputusan melalui perundingan. Sebuah rancangan resolusi yang berjudul 'Pendudukan Palestina' sudah disetujui komisi UNESCO pekan lalu.

Ia menerangkan, 24 negara memberikan suara untuk mendukung resolusi UNESCO, 26 negara tidak ikut pemungutan suara dan enam negara menentang resolusi UNESCO. Enam negara itu adalah Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belanda, Lithuania dan Estonia.


Anies Instruksikan Pemasangan Lampu Bendera Palestina, Ferdinand: Diragukan Kecintaannya pada NKRI

Resolusi UNESCO juga mengecam rezim Tel Aviv yang telah menghambat kebebasan umat Islam dalam beribadah. Sebab, rezim tersebut telah meningkatkan agresi dan melakukan tindakan ilegal terhadap situs suci umat Islam. Rancangan resolusi juga memicu kemarahan Israel karena menangguhkan hubungan dengan UNESCO.

"Mengingatkan Israel bahwa mereka adalah penguasa pendudukan di Yerusalem Timur, meminta mereka untuk menghentikan semua pelanggaran mereka, termasuk penggalian arkeologi di sekitar tempat keagamaan," kata Wakil Duta Besar Palestina untuk UNESCO, Mounir Anastas, sebagaimana dilansir dari Tasmin News Agency, Rabu (19/10).

Sepanjang tahun ini UNESCO telah dua kali menyetujui resolusi anti-Israel. Beberapa bulan yang lalu, UNESCO juga mengecam agresi Israel. Sebab, Israel telah melakukan tindakan ilegal dengan mengganggu kebebasan beribadah dan akses umat Muslim ke Al Aqsa.

Desak Pemerintah Buat Kebijakan Boikot Produk Israel, DPR: Tidak Ada Kompromi Sampai Kapanpun!

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah