logo


30 Grup Reog Ponorogo Meriahkan Festival Semarak Singo Barong Nasional IV di Solo

Festival tersebut bertajuk Purnama Sura karena digelar setiap bulan Sura sesuai bulan penanggalan kalender Jawa

17 Oktober 2016 20:25 WIB

Salah satu grup Reog Ponorogo menunjukkan atraksinya dalam Festival Semarak Singo Barong Nasional IV 2016 di Stadion R. Maladi (Stadion Sriwedari) Solo, Sabtu (15/10).
Salah satu grup Reog Ponorogo menunjukkan atraksinya dalam Festival Semarak Singo Barong Nasional IV 2016 di Stadion R. Maladi (Stadion Sriwedari) Solo, Sabtu (15/10). Jitunews/Miftahul Abrori

SOLO, JITUNEWS.COM– Sebanyak 30 grup Reog Ponorogo meramaikan Festival Semarak Singo Barong Nasional IV 2016 di Stadion R. Maladi (Stadion Sriwedari) Solo, pada tanggal 15 dan 16 Oktober 2016. Grup-grup tersebut berasal dari Solo Raya, Salatiga, Ponorogo, Madiun, Pacitan dan Malang dan kota lainnya.

Eko Sadono selaku Ketua Panitia mengatakan, festival tersebut bertajuk Purnama Sura karena digelar setiap bulan Sura sesuai bulan penanggalan kalender Jawa. Meski kesenian reog dikenal berasal dari Ponorogo, tetapi kini sudah berkembang di berbagai wilayah di Indonesia.

“Tujuan kita untuk melestarikan budaya bangsa. Selain itu juga bentuk upaya regenerasi pemain,” kata Eko, kepada jitunews.com, di Solo.


Minta Gibran Tak Ikut Campur Konflik Keraton, Wali Kota Solo: Itu Ribut Keluarga, Jangan Dibebankan Pemda

Eko menjelaskan, masing-masing grup menampilkan atraksi terbaiknya. Untuk merangsang kreativitas, penampilan mereka dinilai tim juri, dan grup dengan penampilan terbaik akan dinobatkan sebagai juara tahun ini.

Festival yang sudah empat kali digelar di Solo ini, kata Eko, berbeda dengan festival serupa yang digelar di daerah asalnya, yakni Ponorogo.

“Festival reog di Ponorogo yang dinilai adalah karya sendratari sejarah reog. Kalau di Solo yang dinilai permainan singo barong, yaitu pemain yang menarikan topeng dadak merak,” jelas Eko.

Untuk lebih menarik minat masyarakat Solo dan sekitarnya, Eko berencana, pada festival selanjutnya para peserta festival akan dikirab menyusuri jalan-jalan protokol Kota Solo.

Sebulan Jadi Wali Kota, Gibran Jadi Magnet Tokoh Nasional Sambangi Solo

Halaman: 
Penulis : Miftahul Abrori, Christophorus Aji Saputro