logo


Mengukur Jurkam Seleb Cagub DKI, Koalisi Mana Lebih Kuat?

Sejumlah artis pun diajak untuk dilibatkan agar nama-nama yang diusung bisa dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur DKI Jakarta.

13 Oktober 2016 19:27 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

Drama tak kalah seru pun terjadi di Pilkada Kota Denpasar. Pasangan calon I Ketut Suwandhi-I Made Arjaya memilih mengundurkan diri dari proses pencalonan. Padahal pasangan calon tersebut telah dinyatakan lolos secara administrasi. Pasangan yang diusung Koalisi Bali Mandara (KBM) ini menyerah pada pasangan petahana, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan IGN Jaya Negara (Dharma-Negara).

Dengan mundurnya paket yang diusung koalisi Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PAN, PKS dan PKPI itu membuat Pilkada Kota Denpasar hanya menyisakan satu kandidat, yakni Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Gusti Ngurah Jaya Negara. Pasangan itu diusung PDIP, NasDem dan Hanura. Padahal, Undang-Undang tentang Pilkada mensyaratkan pilkada diikuti paling sedikit dua pasang calon.

Dengan banyaknya kendala akhirnya bangsa Indonesia berhasil menyelenggarakan demokrasi secara langsungnya untuk memilih kepala daerahnya mulai dari tingkat gubernur, bupati, dan walikota.


Mengenal Abdul Aziz, Body Guard Raja Salman

Kini agenda serupa kembali digelar, yakni Pilkada Serentak jilid II yang bakal digelar di 101 daerah di Indonesia.

Kali ini, ibu kota Jakarta mendapat giliran untuk menyelenggarakan pesta demokrasi tersebut. Sepuluh partai politik yang memiliki kursi di DPRD DKI Jakarta menjadi aktor dari terciptanya beauty contest.

Mengembalikan Nama Baik Tan Malaka

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah