logo


Tips Penting dalam Proses dan Penyimpanan Kue Kering

Agar kue kering tidak mudah hancur sebaiknya adonan tidak digiling terlalu tipis atau tebal.

18 November 2014 09:38 WIB


JITUNEWS.COM - Ketika ingin membuat kue kering yang enak, ada beberapa tahap yang harus diperhatikan. Seperti yang diungkapkan oleh Anggi, Pastry Chef 111 Resort Bali berikut ini.

•    Pemilihan bahan yang tepat, seperti pemilihan jenis tepung terigu dan kualitasnya, yaitu menggunakan jenis tepung terigu dari gandum soft, seperti merek Segitiga Biru. 

•    Penimbangan yang tepat, hindari menggunakan ukuran rumah tangga atau perkiraan, karena akan menghasilkan kue yang tidak seragam kualitasnya.


Jangan Asal Pakai, Begini Cara Pilih Daging Sapi untuk Rendang: Lembut Namun Tidak Hancur

•    Proses pengadukan, untuk menghasilkan tekstur Kue Kering yang renyah namun tidak ngepyur (mudah hancur), maka ketika mencampur adonan butter atau adonan margarin dengan tepung, tidak boleh bersentuhan langsung dengan tangan. 

•    Pencetakan, agar bentuk Kue Kering sama rata atau seragam, sebaiknya menggunakan cetakan khusus kue kering. 

•    Agar permukaan Kue Kering terlihat lebih light dan tidak pucat, maka oles permukaan adonan yang telah dicetak, dengan menggunakan telur. Akan tetapi, sebaiknya takaran kuning telur lebih banyak dibandingkan putih telur. Atau bisa juga ditambahkan susu cair, agar permukaan Kue Kering tidak pecah dan menambah nilai gizi. Bila menggunakan telur dalam bentuk bubuk, maka larutkan dengan air hangat kuku.

•    Pemanggangan, bila menggunakan oven yang tidak memiliki blower atau jenis oven molen. Maka ketika dipanggang, loyang berisi adonan kue kering harus sesekali diputar, agar matang dan kering merata. Suhu pembakaran berkisar 150-160 ºC.

•    Pendinginan. Setelah dipanggang, Kue Kering harus didinginkan terlebih dahulu, agar uap air yang masih tertinggal menguap. Sehingga menghasilkan Kue Kering yang betul-betul kering. 

•    Agar kue kering tidak mudah hancur sebaiknya pada saat dipipihkan, adonan tidak digiling terlalu tipis atau tebal. 

•    Kue Kering yang menggunakan bahan isian seperti Nastar, bahan isian tidak boleh terlalu berair, karena akan memengaruhi tekstur dan daya simpan kue kering.

•    Jika ada adonan yang masih tersisa, karena tidak sempat dicetak atau diisi. Sebaiknya dibungkus dengan plastik wrap, kemudian simpan di dalam chiller atau lemari es. 

•    Kue sebaiknya disimpan di dalam toples yang kedap udara atau toples yang terdapat silicon gel, agar bisa bertahan selama satu bulan. Penyebab Kue Kering cepat berjamur adalah tempat yang lembab dan tidak sejuk, dan pada saat mengambil langsung bersentuhan dengan tangan.

Tips Membuat Ketupat, Empuk dan Tidak Cepat Basi

Halaman: 
Penulis : Admin