logo


Ketua PBNU: Kalau Orang Sudah Mengaku Salah, Selesai, Tuhan Saja Selalu Maafkan Hambanya

Said pun meminta polemik pernyataan Ahok ini tidak diteruskan.

11 Oktober 2016 10:32 WIB

Ketua PBNU, Said Aqil Siradj.
Ketua PBNU, Said Aqil Siradj. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Terkait permintaan maaf yang dilontarkan Calon Petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ketua PBNU, Said Aqil Siradj, menyambut baik dan menilai Ahok sudah tepat dimaafkan.

"Kalau orang sudah mengaku salah ya sudah selesai, maafkan asal jangan diulangi lagi seperti itu," tutur Said kepada wartawan, Selasa (11/10).

Lebih lanjut, Said pun meminta polemik pernyataan Ahok ini tidak diteruskan.


Habiburokhman: Semoga Minta Maafnya Ahok Itu Ikhlas Bukan Minta Maaf Elektoral

Menurutnya, Tuhan saja selalu memaafkan hambanya yang berbuat salah, maka warga yang tersinggung atas ucapan Ahok tentu bisa memaafkan.

"Sudahlah, Tuhan saja memaafkan jika hamba berbuat dosa yang tidak sengaja. Tuhan itu marah kalau hambaNya berbuat kesalahan terencana dan tidak mau mengakui kesalahannya," papar Said.

Said menilai tidak ada niat Ahok menistakan agama sebagaimana menjadi laporan banyak pihak ke polisi. Dengan Ahok meminta maaf, maka masalah itu sudah selesai.

"Ya tidak ada konsekuensi sanksi, tidak ada kalau sudah minta maaf, kecuali kalau niat mau melecehkan agama merasa bener tidak mengaku salah," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahok meminta maaf kepada semua umat Islam terkait video berjudul ‘Ahok: Anda Dibohongi Al Qur'an Surat Al Maidah 51’. Mantan Bupati Belitung Timur itu juga meminta kasus tersebut tidak dilanjutkan lagi.

“Saya minta maaf untuk kegaduhan ini. Saya rasa komentar ini jangan dilanjutkan lagi karena tentu mengganggu keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara. Tidak ada niat apapun saat itu, bahkan orang Pulau Seribu pun saat itu tertawa kok,” kata Ahok di Balai Kota, Senin (10/10).

Ahok Minta Maaf, Buni Yani: Saya Akademisi yang Tidak Punya Kepentingan Politik

Halaman: 
Penulis : Riana