logo


Inilah 'BikUNS', Sepeda Listrik yang Mampu Menempuh Jarak Hingga 30 Km

BikUNS bisa menempuh jarak 25 hingga 30 kilometer

10 Oktober 2016 08:44 WIB

BikUNS (Bike UNS) alat transportasi berbasis listrik yang ramah lingkungan.
BikUNS (Bike UNS) alat transportasi berbasis listrik yang ramah lingkungan. Jitunews/Miftahul Abrori

SOLO, JITUNEWS.COM– Tim Riset Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta sejak tahun 2015 merintis alat transportasi ramah lingkungan. Mereka mengembangkan sepeda berbasis energi listrik bernama BikUNS, akronim dari Bike UNS.

Ketua Tim Riset BikUNS, Prof Dr Kuncoro Diharjo, ST, MT, menerangkan, BikUNS menggunakan teknologi motor listrik BLDC 250/500 W dengan tenaga baterai lithium 36 volt berkapasitas 10 ampere.

“Motor penggeraknya masih dari China, tetapi baterai dan bahan lainnya produk dalam negeri. Dengan pengisian daya 2 sampai 3 jam, BikUNS bisa menempuh jarak 25 hingga 30 kilometer,” terang Kuncoro, kepada jitunews.com, saat ditemui di Fakultas Teknik UNS, Solo.


Punya Nomenklatur dan Direksi Baru, Pertamina Makin Fokus Tingkatkan Kinerja

Lebih lanjut, Kuncoro menjelaskan, meski mampu membawa beban hingga 250 kilogram, BikUNS tidak mampu melewati tanjakan yang ekstrim. BikUNS diciptakan untuk area umum, seperti jalanan yang datar. Sehingga, ketika melewati tanjakan harus dikayuh secara manual yang juga akan mampu menambah daya baterai.

BikUNS didesain untuk spesial area seperti tempat wisata, perumahan, dan juga untuk petugas pengiriman dokumen di kampus dan instansi pemerintah. Sepeda listrik ini diklaim mampu menciptakan area khusus yang lebih ramah lingkungan, bebas polusi, dan tidak bising.

Menurut Kuncoro, sudah saatnya berbagai pihak harus mempunyai kesadaran terhadap persoalan kendaraan yang ramah lingkungan.
“Kita menciptakan iklim, meskipun berat karena kebanyakan orang terbiasa naik sepeda motor, enak, dan lebih cepat,” ujarnya.

Saat ini Bikuns masih diproduksi secara terbatas dalam skala industri. Produksinya saat ini mencapai 25 unit. Sebanyak 13 unit telah diserahkan kepada caraka atau petugas pengantar surat di lingkungan UNS pada April lalu (2106).

Dan 10 unit lainnya dihibahkan oleh Kemenristekdikti untuk lima perguruan tinggi, yakni Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Jember, dan Universitas Negeri Makasar.

Indonesia Bakal Jadi Negara Penghasil Panas Bumi Terbesar Dunia

Halaman: 
Penulis : Miftahul Abrori, Christophorus Aji Saputro