logo


Mendikbud Apresiasi Peran Serta Masyarakat Papua Majukan Pendidikan

Bupati Merauke Frederikus Gabze menunjukkan perhatiannya pada isu pendidikan di daerah tapal batas.

7 Oktober 2016 09:56 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Istimewa

MERAUKE, JITUNEWS.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengunjungi beberapa satuan pendidikan di Kabupaten Merauke, Propinsi Papua, Kamis (6/10/2016).

Setelah meninjau proses pendidikan di SD Antonius, Mendikbud meninjau sekolah pencetak guru Kolese Pendidikan Guru (KPG) Papua di Kabupaten Merauke. Dalam kesempatan tersebut, ia sampaikan apresiasi terhadap peran serta masyarakat dalam memajukan pendidikan khususnya daerah Indonesia bagian timur.

"Saya apresiasi upaya pemerintah dan masyarakat dalam memajukan pendidikan di Papua," disampaikan Mendikbud di depan guru dan siswa KPG Merauke. Seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Jumat (7/10).


SMK-SMTI Makassar Luluskan 166 Siswa yang 100% Tersertifikasi

Pada kesempatan tersebut Mendikbud menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo mengenai pentingnya pendidikan karakter pada pendidikan dasar, yaitu tingkat SD dan SMP.

Selain itu, ia juga sampaikan rencana pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Digambarkannya bahwa seorang guru harus memiliki 3 hal, yaitu keahlian sebagai pendidik, tanggung jawab sosial, serta semangat kesejawatan.

"Tanggung jawab sosial seorang guru merupakan hal penting karena guru bukan sekadar pekerjaan namun panggilan jiwa," pesan Mendikbud kepada para pengajar dan calon guru yang sedang belajar di KPG Merauke.

Bupati Merauke Frederikus Gabze menunjukkan perhatiannya pada isu pendidikan di daerah tapal batas. Pria yang akrab dipanggil Freddy itu mengungkapkan keseriusannya dalam memperluas akses pendidikan untuk anak-anak di pelosok, salah satunya melalui penyediaan guru.

"Saya jamin lulusan KPG Papua akan menjadi guru-guru di daerah pelosok, daerah terpencil," ujarnya seraya disambut sorak sorai para calon guru.

Nampak hadir bersama Mendikbud, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Didik Suhardi, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata, Staf Ahli bidang Hubungan Pusat dan Daerah James Modouw, Direktur Pembinaan SMK Mustaghfirin Amin, Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Pendidikan Kesetaraan Erman Syamsudin, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Asianto Sinambela.

Jokowi Diminta Larang Anak Ikut Bimbel, Pengamat Pendidikan: Guru-Guru Tidak Bekerja Maksimal

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah