•  

logo


Angkasa Yudha 2016: Puluhan Pesawat Tempur TNI AU Akan Bombardir Natuna

Angkasa Yudha 2016 ini akan melibatkan sebanyak 73 pesawat TNI AU, baik pesawat tempur, pesawat angkut, helikopter, pesawat terbang tanpa awak (PTTA), maupun pesawat VIP/VVIP.

4 Oktober 2016 09:30 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan, di antaranya Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Sopandi, serta para pejabat Mabes TNI AU, TNI AD dan TNI AL, menyaksikan pertempuran udara dan penembakan pesawat tempur TNI AU dalam rangka Latihan Puncak Angkasa Yudha 2016 di Natuna Kepri, Senin (3/10).
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan, di antaranya Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Sopandi, serta para pejabat Mabes TNI AU, TNI AD dan TNI AL, menyaksikan pertempuran udara dan penembakan pesawat tempur TNI AU dalam rangka Latihan Puncak Angkasa Yudha 2016 di Natuna Kepri, Senin (3/10). Dispen AU

RANAI, JITUNEWS.COM -  Puluhan pesawat tempur TNI Angkatan Udara berbagai jenis seperti SU-27/30 Sukhoi, F-16 Fighting Falcon, Hawk 109/209, T-50i Golden Eagle, dan EMB-314 Super Tucano akan membombardir Natuna.  

Demikian dikatakan Direktur Latihan (Dirlat) Marsda TNI Yuyu Sutisna, SE. MM., kepada Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, saat meninjau kesiapan Latihan Puncak TNI AU Angkasa Yudha 2016 di Ranai, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (3/10). 

Dalam kunjungannya tersebut, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan, di antaranya Kasau, Marsekal TNI Agus Supriatna; Kasad, Jenderal TNI Mulyono; Kasal, Laksamana TNI Ade Sopandi; serta para pejabat Mabes TNI dan Mabes Angkatan.


TNI AU Bangun Taxyway Paralel Lanud Ranai Kepulauan Natuna

Dikatakan Pangkoopsau I, Marsda TNI Yuyu Sutisna, SE. MM., selaku Dirlat,  Angkasa Yudha 2016 ini akan melibatkan 73 pesawat TNI AU, baik pesawat tempur, pesawat angkut, helikopter, pesawat terbang tanpa awak (PTTA), maupun pesawat VIP/VVIP. 

Pesawat-pesawat tersebut ditempatkan di berbagai Pangkalan TNI AU (Lanud), di antaranya Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan Lanud Supadio Pontianak, Batam dan Lanud Ranai. 

Di lanud Halim Perdanakusuma disiagakan pesawat C-130 Hercules, Lanud Supadio pesawat EMB-314 Super Tucano, C-295, dan pesawat helikopter SA-330 Puma. 

Sedangkan di Batam, disiagakan pesawat SU-27/30 Sukhoi dan Helikopter SA-330 Puma, serta di Lanud Ranai ditempatkan pesawat SU-27/30 Sukhoi, F-16 Fighting Falcon, T-50i Golden Eagle, Hawk 109/209, EMB 314 Super Tucano, helikoter NAS-332, C-212 Cassa, dan PTTA. 

Dalam latihan tersebut, pesawat-pesawat itu akan melakukan pertempuran udara, Operasi Serangan Udara Strategis (OSUS), Operasi Lawan Udara Ofensif (OLUO), Serangan Udara Langsung (SUL), Bantuan Tembakan Udara (BTU), Penerjunan Logistik/Cargo Dropping System (CDS), maupun heli box. 

Latihan tersebut juga melibatkan unsur Paskhasau dalam penerjunan Pengendali Tempur (Dalpur), Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara (OP3U), Air Landed, melaksanakan pertahanan udara titik dengan menggunakan meriam Oerlikon dan rudal QW-3, serta SAR Tempur.

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam arahannya mengatakan, oleh karena latihan ini akan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, hendaknya selalu berkoordinasi dengan Sekretaris Kepresidenan untuk pelaksanaan kegiatan ini dan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik, seperti target pemboman yang akan menjadi sasaran pesawat tempur. 

Panglima TNI juga melihat langsung tempat VIP/VVIP untuk menyaksikan latihan tersebut, karena selain akan disaksikan Presiden serta para Menteri, juga oleh anggota DPR/MPR-RI serta para pejabat TNI.

TNI AU Gelar Latihan Pernika & Cyber 2016

Halaman: 
Penulis : Riana