logo


Budidaya Bibit Buah Tin di Halaman Rumah Hasilkan Jutaan Rupiah

Budidaya pohon tin masih memiliki prospek bagus, baik dijual buahnya maupun bibitnya.

3 Oktober 2016 15:46 WIB

Drs Agus Heri Prasetyo mengembangkan pembibitan buah tin dengan metode cangkok (vegetatif) di halaman rumahnya di perumahan Delta Graha Sarana, Gedongan, Colomadu, Karanganyar, Jumat (30/9).
Drs Agus Heri Prasetyo mengembangkan pembibitan buah tin dengan metode cangkok (vegetatif) di halaman rumahnya di perumahan Delta Graha Sarana, Gedongan, Colomadu, Karanganyar, Jumat (30/9). Jitunews/Miftahul Abrori

KARANGANYAR, JITUNEWS.COM – Sejak tahun 2015, Drs. Agus Heri Prasetyo memanfaatkan halaman rumahnya sebagai tempat budidaya buah tin. Ia mengembangkan pembibitan dengan metode cangkok (vegetatif). Lahannya tak begitu luas, yakni kurang dari 50 m2.

Namun, dalam sebulan guru Teknik Pemesinan SMK 5 Solo itu mampu meraup jutaan rupiah dari buah yang berasal dari Asia Barat tersebut.

"Mulanya dari mengembangkan hobi berkebun dan mengisi waktu luang di sela-sela mengajar, kini bisa menjadi usaha yang menjanjikan," ungkapnya kepada Jitunews.com, Jumat (30/9) ketika ditemui di rumahnya, Perumahan Delta Graha Sarana, Gedongan, Colomadu, Karanganyar.


Latih Petani Manfaatkan Blotong untuk Pupuk Organik

Agus membudidayakan 13 varietas pohon tin di pot sebagai indukan. Jumlahnya kurang lebih 100 pot. 13 varietas tersebut antara lain Green Jordan, Purple Jordan, Brown Turkey, Red Libya, Red Palestina, Conandria, Long Yellow, White Genoa, Blue Giant, Calymirna, Black Ischa, Yellow Prolitik, dan Black Jack.

Pohon yang tingginya 40 cm atau yang memiliki cabang bisa dicangkok. Teknik pencangkokannya cukup mudah.

"Bagian yang diinginkan dikerat atau dihilangkan kulit luarnya sepanjang 1,5 sentimeter. Biarkan sehari, esoknya diolesi perangsang akar. Setelah kering, rekatkan bahan media cangkok berupa serbuk serabut kelapa atau tanah yang dicampur kompos yang sudah dimasukkan plastik, lalu rekatkan dengan tali rafia," jelasnya.

Menurut Agus, budidaya pohon tin masih memiliki prospek bagus, baik dijual buahnya maupun bibitnya. Agus memasarkan hasil cangkokannya melalui situs on line, konsumennya pun berdatangan dari wilayah Solo Raya.

"Manfaat buah tin sangat banyak dan dibutuhkan masyarakat. Daunnya bisa dibuat teh, buahnya bisa dibuat manisan, sirup, atau pun dimakan langsung. Nilai ekonominya tinggi karena bisa menghasilkan rupiah," jelasnya.

Manfaat buah tin, terang Agus, di antaranya dipercaya memperlancar sistem pencernaan, mencegah resiko penyakit jantung, mengurangi kadar kolesterol, dan menjaga kesuburan. Karena biaya pengobatan tinggi, akhirnya masyarakat memanfaatkan tanaman herbal, salah satunya dengan mengkonsumsi buah tin.

Cerahnya Prospek Budidaya Ubi Jepang

Halaman: 
Penulis : Miftahul Abrori, Syukron Fadillah