logo


Target Kapasitas Kilang 2015 Dipatok 1,167 Bph

Adapun kapasitas kilang saat ini mencapai 1,1157 juta bph

17 November 2014 13:31 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tahun 2015, target kapasitas kilang Indonesia diperkirakan sebesar 1,167 juta bph, dengan produksi minyak yang bisa diolah sebesar 719 ribu bph. Adapun untuk kebutuhan BBM diperkirakan 1,359 juta bph, sehingga terjadi defisit 640 ribu bph.

Adapun kapasitas kilang saat ini mencapai 1,1157 juta bph. Sedangkan produksi minyak Indonesia yang dapat diolah di kilang dalam negeri hanya sekitar 649 ribu bph. Di sisi lain, kebutuhan BBM dalam negeri mencapai 1,257 juta bph. Ini berarti terjadi defisit 608 ribu bph.

Guna memenuhi kekurangan tersebut maka Indonesia perlu membangun dua kilang minyak baru yang masing-masing berkapasitas 300 ribu bph. Rencananya tahun depan baru ada dua kilang yang akan dibangun dengan kapasitas 6.000 dan 9.000 bph.


Vaksin Covid-19 Bikin Harga Minyak Dunia Jatuh

Adapun dua kilang yang dimaksud Nariyanto akan dibangun di Banten, Jawa Barat dan Bojonegoro, Jawa Timur. Meski begitu, dirinya ke depan akan melakukan penyederhanaan izin dalam pembangunan kilang dan siap memebrikan insentif kepada para investor jika berminat untuk melakukan pembangunan kilang minyak di Indonesia.

"Itupun kemajuan projeknya belum dapat dilihat. Itu akan nambah produksi. Kalau swasta bangun, kita akan fasilitasi dalam bentuk kemudahan perizinan. Jangan sampai kasus masa lalu terulang, begitu banyak izin tapi enggak ada yang terealisasi. Mudah-mudahan bisa terealisasi," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Naryanto Wagimin di Jakarta, Senin 17/11.

Kilang dalam negeri Indonesia saat ini, terutama milik PT Pertamina yaitu kilang Dumai, Sungai Pakning, Plaju, Cepu, Balikpapan, Kasim, Cilacap dan Balongan. Sementara kilang milik swasta yaitu Tuban/TPPI dan TWU.  Satu  kilang swasta juga dalam proses pembangunan yaitu TWU II dan direncanakan akan dibangun RFCC Cilacap.

 

Ini Bukti DME Lebih Ekonomis dan Efisien Daripada Elpiji

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan, Ali Hamid