logo


Gila, 22 Perusahaan Migas Tak Satupun Bangun Kilang

Saat ini yang akan merealisasikan pembangunan kilang baru dua permohonan

17 November 2014 13:12 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gila, sebanyak 22 perusahaan migas tidak satupun yang akhirnya membangun kilang minyak. Padahal permohonan izin pembangunan kilang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Naryanto Wagimin di Jakarta, mengatakan, pihaknya sangat terkejut mendengar hal ini.

"Sebetulnya di kementerian kita ada 22 permohonan izin bangun kilang, dari kapasitas 6-10 ribu barel per hari. Tapi dari 22 itu tidak ada yang bangun," ujarnya.


Antisipasi Arus Balik Libur Panjang, Pertamina Siapkan Mobile Storage di Ruas Tol Purbaleunyi dan Cipali

Menurutnya, saat ini yang kelihatan akan merealisasikan pembangunan kilang baru dua permohonan, dengan kapasitas 6.000 dan 9.000 barel per hari.

"Itupun kemajuan projeknya belum dapat dilihat. Itu akan nambah produksi. Kalau swasta bangun, kita akan fasilitasi dalam bentuk kemudahan perizinan. Jangan sampai kasus masa lalu terulang, begitu banyak izin tapi enggak ada yang terealisasi. Mudah-mudahan bisa terealisasi," tandasnya.

Adapun dua kilang yang dimaksud akan dibangun di Banten, Jawa Barat dan Bojonegoro, Jawa Timur. Meski begitu, dirinya ke depan akan melakukan penyederhanaan izin dalam pembangunan kilang dan siap memebrikan insentif kepada para investor jika berminat untuk melakukan pembangunan kilang minyak di Indonesia.

Secara umum, kapasitas kilang Indonesia saat ini mencapai  1,1157 juta barel per hari (bph). Sedangkan produksi minyak Indonesia yang dapat diolah di kilang dalam negeri hanya sekitar 649 ribu bph. Di sisi lain, kebutuhan BBM dalam negeri mencapai 1,257 juta bph. Ini berarti terjadi defisit 608 ribu bph. Untuk itu, Indonesia perlu memiliki dua kilang minyak baru yang masing-masing berkapasitas 300 ribu bph.

Kilang dalam negeri Indonesia saat ini, terutama milik PT Pertamina yaitu kilang Dumai, Sungai Pakning, Plaju, Cepu, Balikpapan, Kasim, Cilacap dan Balongan. Sementara kilang milik swasta yaitu Tuban/TPPI dan TWU.  Satu  kilang swasta juga dalam proses pembangunan yaitu TWU II dan direncanakan akan dibangun RFCC Cilacap.

Pertamina Bagi-bagi Promo Menarik, Harga Khusus Hingga CashBack Melalui Program Langit Biru: Anda Mau?

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan, Ali Hamid