logo


Pengamat: Saya Cukup Yakin Istana Juga Berkepentingan Terhadap Semua Pilkada

Idealnya, kata Hendri, Istana tidak terlibat. Sebab, hal ini akan merusak proses demokrasi pemilihan kepala daerah.

29 September 2016 06:30 WIB

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio
Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio harianindo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengatakan, keterlibatan pihak istana pada Pilkada DKI Jakarta 2017 yang akan datang sangat berpengaruh pada pemenangan salah satu calon.

"Pasti berpengaruh minimal untuk mendapatkan akses ke lembaga negara yang terkait Pilkada," beber Hendri dikutip dari teropongsenayan, Rabu (28/9).

Idealnya, kata Hendri, Istana tidak terlibat. Sebab, hal ini akan merusak proses demokrasi pada pemilihan kepala daerah.


Pengamat: Ahok-Djarot Masih Jadi Calon Terkuat Pada Pilgub DKI 2017

"Tapi saya cukup yakin Istana juga berkepentingan terhadap semua Pilkada," paparnya.

Meski begitu, Hendri tak meyakini dukungan Istana pada salah satu calon akan memenangkan pertarungan pada Pilkada DKI Jakarta. Pasalnya, masyarakat DKI Jakarta saat ini sudah sangat pintar dalam memilih calon kepala daerah.

"Belum tentu, karena semua tergantung tingkat kesukaan rakyat pada kondisi negara saat itu, terutama ekonomi. Selain itu 76% warga Jakarta menyatakan bahwa pilihan politik ditentukan oleh diri sendiri," tutup Hendi.

Pengamat: Sebelumnya Selalu Memainkan Strategi Full Attack, Kini Ahok Tampil Kalem

Halaman: 
Penulis : Riana