logo


Citilink Tegaskan Larangan Penggunaan Samsung Galaxy Note 7

Larangan tersebut menyusul adanya peringatan dari Federal Aviation Administration (FAA)

28 September 2016 23:27 WIB

Vice President Citilink Indonesia Benny S Butarbutar.
Vice President Citilink Indonesia Benny S Butarbutar. perhumas.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Maskapai Citilink Indonesia semula hanya sekadar mengimbau kepada para penumpang untuk tidak menggunakan ponsel selama berada di dalam pesawat. Tetapi status imbauan itu kini sudah berubah menjadi larangan.

Larangan tersebut menyusul adanya peringatan dari Federal Aviation Administration (FAA). Para penumpang diperingatkan agar perangkat Samsung Galaxy Note 7 tidak diaktifkan selama penerbangan dan tidak melakukan isi ulang baterai serta tidak memasukkan perangkat tersebut pada bagasi yang di-check in. Penegasan itu baik ketika baru masuk di dalam pesawat, apalagi di dalam penerbangan.

Sebelumnya, sejak 13 September 2016, secara resmi baru sebatas mengimbau seluruh penumpangnya untuk tidak menggunakan telepon genggam, khususnya Samsung Galaxy Note 7, menyusul pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh FAA pada 8 September 2016.


Citilink Sosialisasikan Keamanan Angkutan Kargo

Kendati pihak Samsung telah melakukan penarikan kembali terhadap Samsung Galaxy Note 7, namun bagi para penumpang yang masih menggunakan perangkat tersebut sangat diharapkan kerjasamanya untuk mengikuti larangan ini.

Citilink akan terus memantau update dari FAA mengenai perkembangan masalah ini.

"Demi menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan bersama, Citilink Indonesia melarang kepada seluruh penumpang untuk me-non aktifkan seluruh peralatan elektronik, terutama Samsung Galaxy Note 7 dan tidak melakukan pengisian baterai selama penerbangan, serta tidak memasukkannya ke dalam bagasi," tukas Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia, Benny Siga Butarbutar.

Larangan ini disosialisasikan kepada seluruh unit di Citilink Indonesia, terutama yang berhubungan langsung dengan pelayanan penumpang dan operasional penerbangan, Selain itu juga di bandara-bandara yang diterbangi Citilink Indonesia.

Sosialisasi masalah ini juga dipublikasikan oleh situs web Citilink dan tim sosmed Citilink. Ditambah lagi dengan pengumuman secara tertulis di gerai check in & boarding, maupun pengumuman secara lisan saat boarding announcement.

 

Bulan Oktober Mendatang, Citilink Buka Rute Penerbangan Jakarta-Jayapura

Halaman: 
Penulis : Yusran Edo Fauzi