logo


Cadangan Mineral Freeport Habis Tahun 2064

Cadangan tambang sebanyak 2,8 miliar ton yang bisa digali hingga 50 tahun lagi

17 November 2014 10:01 WIB

Istimewa
Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Freeport Indonesia memperkirakan cadangan mineral tambang di Mimika akan habis pada tahun 2064.

"Saat ini, cadangan tambang sebanyak 2,8 miliar ton yang bisa digali hingga 50 tahun lagi," ujar Senior Vice President Geoservice PT Freeport Indonesia Wahyu Sunyoto di Papua, Senin (17/11).

Menurut Wahyu, saat ini material yang ditambang Freeport kebanyakan tembaga, kemudian disusul emas dan perak.


Hitung-hitungan Inalum, 2023 Puncak Pendapatan Freeport Indonesia Sebesar…

Sementara itu Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Rozik B Soetjipto mengatakan, dari hasil tambang yang ditambang, 60% hasil tambangnya langsung diekspor dalam bentuk mentah, dan sisanya 40% diproses di smelter Gresik.

"Hasil tambang dari Papua diekspor dalam bentuk mentah ke Tiongkok, Jepang, Filipina, India, dan Spanyol," kata Rozik.

IUPK untuk Freeport Belum Keluar, Ini Pertimbangan KESDM

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,