logo


Masalah Data, Masi Menjadi Persoalan di Sektor Pangan

Data produksi saat ini belum ada kepastian berapa total produksi riil pada sebuah komoditas tertentu.

21 September 2016 12:42 WIB

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Muhammad Syarkawi Rauf.
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Muhammad Syarkawi Rauf. mahkamahkonstitusi.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf mengatakan, banyaknya persoalan di sektor pangan saat ini, bermula dari data pangan yang sampai saat ini belum dibenahi secara baik.

"Hampir semua sektor pangan datanya masih belum valid, Jadinya masalah pangan masih belum teratasi dengan baik," demikian kata Syarkawi Rauf di Jakarta, Rabu(21/9).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa masalah data di semua komoditas di sektor pangan menyangkut dua bagian yakni pada data hulu, besaran produksi hasil pangan kita dan pada data hilir kisaran konsumsi masyarakat kita.


Rizal Ramli Beri Peringatan Sinyal Tanda Bahaya Krisis Pangan Benar Terjadi.

Menurutnya, pada data produksi saat ini belum ada kepastian berapa total produksi riil pada sebuah komoditas tertentu, misalnya Padi, Bawang, Jagung dan sejumlah komoditas unggulan lainnya.

"Sampai sekarang belum ada kepastian soal itu, semuanya berdasarkan data estimasi. Sementara data estimasi ini mudah sekali di manipulasi," demikian katanya.

Sementara itu, persoalan juga terjadi pada soal data hilir. Berapa besaran konsumsi masyarakat Indonesia per tahun yang riil. Kita menggunakan data estimasi untuk salah satu sektor pertanian, sehingga bisa memetakan sebuah kebijakan pada soal impor komoditas pangan.

"Kalau kembali berpatok pada data estimasi, bisa saja jumlah konsumsi kita di mark up sehingga kemudian melenggangkan langkah impor yang di ajukan,"ujarnya.

Ia mengungkapkan cita-cita presiden Joko Widodo yang menginginkan harga di sektor pangan turun tidak akan berjalan dengan baik, sepanjang data di sektor pangan tidak diperbaiki.

"Kalau data-data itu saja yang di pakai,maka tidak akan mampu menyelesaikan persoalan pangan," tukasnya.

Jamin Ketersediaan Air di Musim Kemarau, Kementerian PUPR Lakukan Sejumlah Langkah Antisipasi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah