logo


Kemenkominfo Diminta Segera Tutup 18 Aplikasi Gay

Politisi PPP, Reni Marlinawati mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) harus menutup akses 18 aplikasi gay yang telah diungkapkan oleh Mabes polri.

15 September 2016 11:48 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. abc.net.au

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PPP, Reni Marlinawati, mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) harus menutup akses 18 aplikasi gay yang telah diungkap oleh Mabes Polri.

"Munculnya 18 aplikasi gay ini merupakan bentuk kelalaian Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam melakukan pengawasan terhadap konten di internet," ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (15/9).

Anggota Komisi X DPR RI ini juga meminta agar Kemenkominfo lebih aktif menelusuri aplikasi smartphone yang berisi konten-konten pornografi tersebut. Aparat penegak hukum juga diminta segera menindak pembuat aplikasi gay agar dijerat UU ITE dan UU Pornografi.


Rhoma Irama Tegaskan Azab LGBT Mungkin HIV/AIDS

"Kemenkominfo beserta aparat penegak hukum agar menindak tegas prostitusi online yang berbasis media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram," tuturnya.

Kemudian, kata Reni, seluruh stakeholder mulai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta lembaga terkait lainnya untuk terus mengkampanyekan penggunaan internet sehat khususnya kepada anak-anak dan menyerukan kepada para orang tua untuk senantiasa mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan internet.

"Semua harus menyadari tentang ancaman praktek LGBT, prostitusi online serta potensi kejahatan seksual lainnya yang mengintai anak-anak kita melalui jaringan internet," tutupnya.

Ahmad Dhani: Pemimpin Non Muslim Itu Sama Haramnya dengan LGBT & Babi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan