logo


Sukses Film Warkop DKI Reborn, Anang Ingatkan Urgensi Sistem Box Office

Dengan sistem ini, kata Anang, akan diketahui penyebaran film di daerah-daerah, berapa penontonnya serta tren genre film apa yang sedang booming di daerah-daerah.

15 September 2016 09:45 WIB

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah.
Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah, menyambut positif capaian film Warkop DKI Reborn yang mampu menyedot perhatian publik Tanah Air. Menurut Anang, hal ini makin mengkonfirmasi tentang peluang besar kebangkitan industri film nasional. 

"Saya mengapresiasi capaian film Warkop DKI Reborn ini. Ini menjadi sinyal positif bagi masa depan film Indonesia setelah sebelumnya ada film AADC2," tutur Anang dalam siaran persnya kepada JITUNEWS.COM, Kamis (15/9). 

Lebih lanjut, musisi asal Jember ini meminta pemerintah dan pemangku kepentingan agar segera merealisasikan sistem box office di Indonesia. Dengan sistem ini, sambung Anang, akan diketahui penyebaran film di daerah-daerah, berapa penontonnya serta tren genre film apa yang sedang booming. 


Ngaku Jungkir Balik Dukung Jokowi, Kapitra Minta Jadi Jaksa Agung

"Sistem Box Office juga dapat mengatasi permasalahan akut seperti soal transparansi di sektor pajak industri film serta royalti bagi para pemain film," cetus Anang.

Anang mengaitkan hal tersebut dengan sistem Box Office yang hingga saat ini belum tersedia di industri film Indonesia. 

"Karcis penonton film Warkop DKI Reborn siapa yang pegang? Film ini paling banyak ditonton di daerah mana? Apakah angka penonton itu riil masuk pajak negara? Bagaimana cara menghitung lima hari ditonton 2,3 juta penonton?" tanya Anang.

Suami penyanyi Ashanti itu pun kembali mengingatkan pemerintah agar serius membenahi sektor perfilman. Anang mengingatkan soal rekomendasi Panja Perfilman DPR RI, yang meminta pemerintah untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunan UU No 33 tahun 2009 tentang Perfilman.  

"Pemerintah jangan menunda-nunda lagi, dimohon segera menerbitkan 7 PP sebagai amanat UU No 33 Tahun 2009," ingat Anang.

Selain itu, Anang juga menyebutkan, momentum keberhasilan Warkop DKI Reborn ini juga harus ditangkap dengan baik oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengkonkritkan pembangunan SMK Perfilman secara merata di wilayah Indonesia. 

"Mimpi saya, sutradara yang sukses tidak hanya milik sutradara AADC atau Warkop DKI Reborn saja, tapi bisa juga muncul dari anak bangsa dari berbagai belahan negeri ini," tandas politisi PAN ini.

Anang Hermansyah Sambut Positif Penarikan RUU Permusikan dari Prolegnas

Halaman: 
Penulis : Riana