logo


Penolakan Hewan Kurban dari Ahok Dinilai Sikap yang Tidak Islami

Pengurus Masjid Luar Batang menolak sumbangan dua ekor sapi kurban dari Ahok

12 September 2016 17:24 WIB

Miryam S Haryani.
Miryam S Haryani. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Miryam S Haryani menyesalkan sikap warga Luar Batang yang menolak sumbangan sapi kurban dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Menurut Miryam, penolakan pemberian hewan kurban dari Ahok merupakan sikap yang tidak etis dan tidak Islami. "Saya harap, kekecewaan masyarakat terhadap Ahok harus bisa ditunjukkan dengan cara-cara yang baik, jangan mencederai agama atau kelompok tertentu," ungkap Miryam, dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/9).

Sebelumnya, pengurus Masjid Luar Batang menolak sumbangan dua ekor sapi kurban dari Ahok. Disampaikan Mansur Amin, pengurus DKM Masjid Keramat Luar Batang, alasan penolakan itu karena untuk menjaga harga diri warga dan umat Islam di sana yang sebagian menjadi korban penggusuran Ahok.


Ahok Ngotot Hapus Fasilitas Kartu Kredit, Dahlan Iskan: Setuju, Gajinya Sudah Besar

"Sebagaimana kita ketahui bersama, ada syarat atau ketentuan mengenai kurban, dan selama ini Ahok banyak menyakiti, menzalimi umat atau rakyat, baik berupa kebijakan serta ucapannya," ungkap Mansur. Lantaran tidak diterima, hewan kurban tersebut dibawa kembali oleh pengantarnya.

Warga Luar Batang belakangan diketahui memang keras menolak kebijakan Ahok, tertama soal penggusuran dan penertiban kawasan sejarah ini. Beberapa warga dari wilayah sekitar Luar Batang yang telah mengalami penggusuran seperti Kampung Aquarium, hingga kini masih bertahan menolak semua relokasi oleh Pemda DKI.

Setuju Ahok Hapus Fasilitas Kartu Kredit, Dahlan Iskan: Larang Juga Main Golf di Hari Kerja!

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro