•  

logo


Seperti Inilah 'Gaya Hidup' Umat Muslim di Sejumlah Negara dalam Rayakan Idul Adha

Beda wilayah, beda tradisi yang berlaku.

11 September 2016 18:54 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kumandang takbir bergema seantero jagad raya sebagai penanda esok hari ialah hari kemenangan. Namun kemenangan hari ini ditujukan untuk merayakan hari besar agama Islam, yakni Idul Adha.

Sebagai salah satu perayaan besar agama Islam, Idul Adha memiliki makna tersendiri di hati para umat Muslim di seluruh dunia. Lebih dari sekadar melaksanakan kewajiban qurban bagi yang mampu, Idul Adha juga menjadi momen terbaik untuk berkumpul secara hangat dan dekat dengan keluarga.

Beda wilayah, beda tradisi yang berlaku. Di bawah ini, kami hadirkan gambaran singkat mengenai perayaan Idul Adha di berbagai belahan dunia.

Amerika Utara dan Eropa
Belakangan, jumlah umat Muslim di kedua wilayah tersebut terus meningkat, membuatnya mulai mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Di Inggris, khususnya di kota London, beberapa perusahaan dan instansi pemerintahan memberikan umat Muslim hak libur khusus di momen perayaan Idul Adha. Adapun di Amerika Utara, biasanya umat Muslim diberi kelonggaran libur setengah hari untuk melaksanakan salat ied. Perayaan Idul Adha di Amerika Utara dan Eropa biasanya berlangsung di pusat ibadah Islam dengan ditemani sajian dominasi hidangan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Timur Tengah
Berkebalikan dengan Indonesia dan sebagian besar umat Muslim di Asia Tenggara dan Asia Timur, perayaan besar-besaran justru terjadi di momen Idul Adha, bukan saat Idul Fitri. Khusus di Arab Saudi, selain pemerintah dan warganya turut sibuk mengurusi jemaah haji dari seluruh dunia, banyak warganya yang memanfaatkan waktu libur (atau sedang off dinas) membuatkan makan besar untuk dibagi-bagikan ke orang-orang, mulai dari yang tidak mampu hingga ke sesama tetangga.

Pakistan
Sebagai satu-satunya negara di kawasan Asia Selatan yang mengusung Islam sebagai dasar negara, Idul Adha menempati posisi penting dalam kehidupan masyarakatnya. Sebanyak 4 hari libur nasional diberikan agar masyarakat di sana dapat khusyuk merayakan Idul Adha bersama dengan keluarga. Menariknya, masyarakat Pakistan memiliki tradisi tukar kado antar sesam keluarga dan orang terkasih di momen perayaan Idul Adha.


Islam Bolehkan Nikah Beda Agama, Asalkan Dua Agama Ini

Hari Raya Idul Adha 2022 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkapnya Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah