logo


DPR: Pemerintah Harus Waspadai Peredara Pupuk Ilegal

PT Pupuk Indonesia mengimbau kepada para petani untuk lebih berhati-hati dalam memilih pupuk bersubsidi.

8 September 2016 18:03 WIB

Ilustrasi, pupuk bersubsidi.
Ilustrasi, pupuk bersubsidi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota komisi IV DPR RI Hamdani mengatakan hingga saat ini peredaran pupuk ilegal masih saja terjadi. Pasalnya, dari hasil temuanya di beberapa tempat saat melakukan kunjungan ke tingkat petani masi ditemukan adanya pupuk ilegal.

"Keberadaan pupuk ilegal ini sangat menyengsarakan petani karena hasil panennya tidak membaik tetapi malah menurun dan bahkan tidak bisa di panen sama sekali,"demikian kata Hamdani saat dihubungi Jitunews.com, Kamis(8/9).

Lebih lanjut, ia mengatakan penggunaan pupuk yang berkualitas rendah atau pupuk ilegal sangat merugikan petani karena kandungan unsur haranya sangat rendah sehingga nyaris tidak bermanfaat sekali bagi tanaman.


Harga Meroket, Pemerintah Didesak Stabilkan Harga Bawang Putih

Ia meminta kepada pemerintah khususnya kementerian pertanian untuk mengawasi penyaluran pupuk subsidi ini secara serius.

"Langkah pengawasan hingga ke tingkat petani perlu untuk di lakukan sehingga tidak memberi ruang kepada para pelaku dan pengedar pupuk ilegal," demikian katanya.

Beberapa waktu sebelumnya, PT Pupuk Indonesia mengimbau kepada para petani untuk lebih berhati-hati dalam memilih pupuk bersubsidi.

Pihak PT Pupuk menegaskan pupuk urea bersubsidi yang di produksi PT Pupuk Indonesia dipastikan menampilkan logo Pupuk Indonesia di bagian depan karung, logo SNI dan nomor call center.

SK IPHPS Terbit, Petani Hutan Ajak Ono Surono Gelar Syukuran

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah