logo


Soal Boby Mahasiswa UI, Ahok: Harusnya Dia Dikeluarkan, Bila Perlu Pindah ke Timur Tengah

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyarankan agar Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Boby Febri Krisdiyanto dipecat sebagai mahasiswa UI

7 September 2016 13:21 WIB

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dinilai melanggar nilai-nilai dasar negara karena telah melibatkan isu Suku, Agama, Ras dan Antar golongan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyarankan agar Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Boby Febri Krisdiyanto dipecat sebagai mahasiswa UI.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial terkait video Boby yang berorasi menentang Ahok sebagai gubernur. Berlatar kampus serta almamater UI, Boby seakan menggebu-gebu melakukan penolakan terhadap pemerintahan Ahok.

"Harusnya dia dikeluarkan, bila perlu dia pindah ke Timur Tengah bikin parpol kalau mau numbangkan Pancasila. Silakan. Kita terbuka kok," ungkap Ahok di Kantor Balai Kota Jakarta, Rabu (7/9).


Tak Sesuai dengan Pancasila dan UUD 45, Ahok: Bamus Betawi Berpotensi Dicoret

Ahok mengatakan, Boby sebagai mahasiswa perguruan tinggi negeri yang dibiayai oleh negara, dirasanya tidak pantas bila menjadi seorang rasis. Menurutnya sama saja dengan melanggar Pancasila dan Undang Undang 1945.

"Karena UI ini dibayar dengan APBN. Jadi kalau kamu lulusan dari perguruan tinggi negeri, kamu harus sadar, kamu lulus dibayar oleh uang rakyat. Buat apa negara membiayai kamu jadi seorang yang rasis?" ujarnya.

Kendati demikian, dirinya tak berhak mencampuri lebih lanjut karena mengeluarkan mahasiswa sepenuhnya menjadi kewenangan internal UI. Tapi sebagai warga negara, dirinya merasa keberatan bila pungutan pajak yang dibayarkannya justru mengalir pada APBN guna membiayai mahasiswa yang anti nasionalis seperti Feby.

"Justru bahaya. Kan gak pantes dia kuliah di UI. Tapi mau gimana, saya tidak berhak campurin urusan UI. Tapi saya tidak rela uang pajak saya kerja, membiayai seorang mahasiswa keluar menjadi seorang yang rasis," jelasnya.

Terlibat dalam Bamus Betawi, Ahok Minta Sekda DKI Mundur

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Vicky Anggriawan