logo


Dituding Pakai Bahan Kedaluwarsa, Direktur Pizza Hut: Saya Kecewa dengan Media Tersebut!

Dikatakan Alwin, isu pemakaian bahan kedaluwarsa oleh Pizza Hut yang diklaim Tempo dan BBC sebagai hasil investigasinya, terlalu dini untuk dipublikasikan

5 September 2016 06:30 WIB

ilustrasi restoran Pizza Hut
ilustrasi restoran Pizza Hut bbc

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Direktur PT. Sriboga Raturaya, Alwin Arifin, selaku pewaralaba Pizza Hut di Indoenesia mengatakan bahwa pihaknya kecewa dengan pemberitaan Majalah Tempo, yang menyebut Pizza Hut menggunakan bahan kedaluwarsa.

Dikatakan Alwin, isu pemakaian bahan kedaluwarsa oleh Pizza Hut yang diklaim Tempo dan BBC sebagai hasil investigasinya, terlalu dini untuk dipublikasikan.

"Saya kecewa dengan media tersebut. Karena saya sangat respect dengan media ini. Sangat respect sebelumnya. Tapi dengan berita ini, kok terlalu berani keluar seperti ini," ungkap Alwin di Hotel The Sultan, Jakarta, Minggu (4/9).


Pers Indonesia Berduka. Selamat Jalan, Bang Leo Batubara!

Lebih lanjut Alwin pun menegaskan, restonya tidak pernah menggunakan bahan makanan yang sudah kadaluwarsa. Sehingga ia menganggap apa yang dilakukan majalah Tempo merupakan sebuah tuduhan yang sangat merugikan.

"Bagaimana bisa suatu dugaan bisa menjadi cover page di suatu majalah. Dalam gambar ini sudah tuduhan," papar Alwin.

Meski kecewa dengan pemberitaan tersebut, Alwin mengatakan dirinya tidak akan membawa masalah ini ke ranah hukum, terkait hasil investigasi majalah berita mingguan yang akan terbit hari ini, Senin (5/9). 

Meskipun sebelumnya, Alwin mengakui sempat terpikir untuk membawa perkara tersebut ke meja hijau. 

"Bukan ke legal, tapi ingin memberikan pelajaran," kata Alwin.

Untuk diketahui, seperti dikutip Tempo.co, restoran waralaba Pizza Hut, Pizza Hut Delivery (PHD), dan Marugame Udon diduga pernah menggunakan bahan pangan kedaluwarsa.

Dalam dokumen yang diperoleh Tempo dan BBC Indonesia, tertulis puluhan paket bahan makanan yang dipakai ketiganya. Paket itu terbagi ke dalam belasan jenis bahan. Salah satu bahan itu adalah bonito powder atau tepung bonito yang digunakan untuk perasa ikan. Dan, ada 12 paket tepung bonito yang masa simpannya ditambah melewati tanggal kedaluwarsa.

Bantu Korban Gempa, Tagana Asmat Terjun ke Palu

Halaman: 
Penulis : Riana