logo


Polisi Temukan 43 Butir Peluru di Rumah Pelaku Penyanderaan Pondok Indah

Kepolisian menemukan 43 butir peluru kaliber 7,65 milimeter di rumah AJS, pelaku penyanderaan di Pondok Indah. Penggeledahan polisi di rumah AJS dilakukan semalam, Sabtu (3/9) pukul 22.30 WIB.

4 September 2016 16:05 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Awi Setiyono.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Awi Setiyono. beritahati.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepolisian menemukan 43 butir peluru kaliber 7,65 milimeter di rumah AJS, pelaku penyanderaan di Pondok Indah. Penggeledahan polisi di rumah AJS dilakukan semalam, Sabtu (3/9) pukul 22.30 WIB.

"Di sana melakukan penggeledahan, kami mencari beberapa barang bukti mendukung terkait kejadian tersebut dan di sana dapatkan 43 butir peluru kaliber 7,65 milimeter," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (4/9).

Awi mengatakan, tersangka AJS pernah bekerja sebagai sekuriti di ExxonMobil. AJS bekerja sebagai sekuriti dari tahun 2010 hingga tahun 2016 bulan Juli lalu. Ia bahkan sempat menjadi pengawal korbannya, Asep Sulaeman selama 5 bulan.


Tentang Penyanderaan WNI, Fadli Zon: Harusnya Pemerintah Bisa Antisipasi

Seperti diketahui, Asep Sulaeman juga pernah bekerja di ExxonMobil. Asep merupakan mantan Senior Vice President of ExxonMobil.

Polisi pun hingga kini masih mendalami motif dari penyanderaan tersebut.

"Ini perlu didalami, hasil pemeriksaan sementara tadi malam dan tersangka kita sudah didampingi pengacara, pada pagi hari ini kami akan melanjutkan," katanya.

Drama Penyanderaan Gagal Saat Pelaku Lapar dan Minta Dibuatkan Mie Instan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan